Mark Flekken kecam mentalitas Bayer Leverkusen setelah kalah mengejutkan dari Elversberg
Rina Kusumawati August 30, 2026 01:16 PM

29 Agustus 2026

Berbicara kepada Sky Jerman setelah pertandingan usai, kiper Bayer Leverkusen, Mark Flekken, melontarkan penilaian tajam terhadap penampilan timnya menyusul kekalahan mengejutkan 3-2 dari SV Elversberg pada laga tandang Bundesliga, Sabtu. Banyak hal memang layak dikatakan mengenai penampilan bersejarah dari tim promosi Bundesliga tersebut. Namun dari sudut pandang Leverkusen, Flekken melihat situasinya dengan cara yang sangat berbeda.

Die Werkself sudah tertinggal 2-0 dalam sembilan menit pertama dan kemudian keluar dari jeda turun minum hanya untuk kembali kebobolan gol ketiga hampir seketika. Upaya bangkit di akhir laga pada akhirnya tidak cukup untuk menyelamatkan hasil. Dalam kedua situasi itu, kapten baru Leverkusen, Edmond Tapsoba, tidak tampil meyakinkan. Sulit untuk tidak melihat kemiripan dengan awal bermasalah Leverkusen pada musim lalu.

Leverkusen sekali lagi berada di tengah pergolakan besar dalam komposisi personel. Musim lalu, pelatih kepala Erik ten Hag dipecat setelah baru menjalani dua pertandingan Bundesliga. Sosok yang belum lama sebelumnya dipilih ten Hag sebagai kapten, gelandang Jerman Robert Andrich, kemudian tersingkir dari lingkar kepemimpinan tim tidak lama setelah kepergian orang yang memberinya ban kapten.

Pelatih Leverkusen, Carles Martinez, mengambil nada yang lebih terukur setelah kekalahan tersebut. Ia memberi kredit kepada Elversberg atas sebuah “pertandingan yang luar biasa” dan menegaskan bahwa para pemainnya tidak meremehkan lawan mereka.

Flekken jauh lebih tidak memaafkan.

“Sebagai sebuah tim secara keseluruhan, kami harus mempertanyakan bagaimana kami memulai kedua babak,” kata Flekken kepada Sky setelah pertandingan. “Dengan mentalitas dan sikap yang kami tunjukkan, kami tidak bisa memenangkan pertandingan. Banyak hal yang hilang hari ini. Kapasitas mental hilang. Energi hilang. Pemahaman terhadap permainan hilang.

“Kalau Anda sudah memulai babak pertama seperti itu, tertinggal 2-0 sangat cepat, lalu mengulanginya lagi di babak kedua, maka ada cukup banyak yang hilang,” lanjut Flekken. “Saya tidak ingin melempar seluruh tim ke bawah bus. Musim masih panjang. Tetapi ini tidak bisa dan tidak boleh terus seperti ini.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.