Cari Ikan Malam Hari Pemuda di Pasangkayu Ditemukan Meninggal Diterkam Buaya
Ilham Mulyawan August 30, 2026 12:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Seorang pemuda inisial TH (25) ditemukan tewas, setelah diduga diterkam buaya saat melakukan aktivitas menembak ikan atau spearfishing di perairan belakang Masjid Terapung, Dusun Tanjung Parappa, kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sabtu (30/8/2026) malam.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sekitar pukul 22.25 Wita saat menyelam bersama rekannya, Nur Hasan (24).

Baca juga: Gaji PPPK Mateng Aman Bupati Arsal Aras Alihkan Tambahan DAU Rp48 M ke Sektor Urgent

Baca juga: Infrastruktur Belum Merata HMI Sulbar Minta Pemerintah Tidak Terburu-buru Pangkas BBM Subsidi

Berdasarkan keterangan saksi, keduanya turun ke laut untuk mencari ikan dan kemudian berpisah sejauh sekitar 30 meter, untuk mencari lokasi yang dianggap banyak ikan.

Sekitar enam menit setelah berpisah, Hasan mendengar korban berteriak meminta pertolongan.

"Tolong, ada buaya," teriak korban sebelum akhirnya menghilang.

Mendengar teriakan tersebut, Hasan langsung menuju lokasi suara korban.

Namun saat tiba, korban yang sempat berusaha menyelamatkan diri sudah tenggelam dan tidak lagi terlihat di permukaan air.

Hasan kemudian meminta bantuan warga sekitar.

Sejumlah warga yang datang ke lokasi mengaku melihat seekor buaya mendekati area tempat korban terakhir kali terlihat.

Laporan kejadian selanjutnya diteruskan ke Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasangkayu sekitar pukul 23.12 Wita.

Tim penyelamat kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Anggota Basarnas Pasangkayu, Akmal, mengatakan korban akhirnya ditemukan pada Minggu (31/8/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.

"Korban ditemukan masih berada dalam mulut buaya di tengah laut dalam kondisi meninggal dunia," ujar Akmal.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa menggunakan perahu menuju bibir pantai.

Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka.

"Saat ini jenazah sudah berada di kediamannya untuk segera dimakamkan oleh pihak keluarga," tambahnya.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga setempat mengingat kawasan perairan di sekitar lokasi kejadian diketahui kerap dilaporkan menjadi habitat buaya.

Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas di perairan yang berpotensi menjadi habitat satwa liar, terutama pada malam hari.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.