Dapur Rumah Warga di Wates Kulon Progo Terbakar, Api Diduga Muncul dari Tumpukan Kayu
Muhammad Fatoni August 30, 2026 01:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dapur rumah warga di Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kulon Progo mengalami kebakaran pada Sabtu (29/08/2026).

Beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, namun sebagian rumah mengalami kerusakan.

Kasihumas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menyampaikan rumah yang terbakar adalah milik S (58), pria yang merupakan warga setempat.

"Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, Sabtu siang," katanya, di Kulon Progo, Minggu (30/08/2026).

Sarjoko mengatakan S saat itu sedang tidak berada di rumah.

Yang berada di rumah adalah istri dan anaknya, yang saat itu berada di dalam rumah.

Saat itulah keduanya mendengar suara ledakan yang tiba-tiba muncul dari arah dapur yang berada di luar rumah.

Istri S kemudian menuju dapur dan melihat ada api muncul dari tumpukan kayu di sana, yang kemudian membesar dan mulai membakar dapur.

"Keduanya lalu berupaya memadamkan api tersebut serta menghubungi Polsek Wates untuk melaporkan kejadian itu," ujar Sarjoko.

Pemadaman turut dibantu oleh warga setempat.

Setelah beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan, namun area dapur rumah S sudah terbakar.

Sarjoko mengatakan petugas dari Polsek Wates juga telah mendatangi lokasi untuk membantu penanganan.

Penyelidikan pun turut dilakukan untuk mengetahui penyebab munculnya api yang menyebabkan kebakaran.

"Kejadian ini hingga kini masih dalam penanganan Polsek Wates," jelasnya.

Sarjoko pun mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi terjadinya kebakaran, terutama di musim kemarau seperti ini.

Warga diharapkan lebih berhati-hati saat beraktivitas dengan api.

Baca juga: Emosi Ditegur Mas Lek Nyawang Ojo Koyo Ngono, Pria di Kulon Progo Pukul Wanita Hingga Terkapar

Kasus Kebakaran Meningkat

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo, Chris Hartanto mengatakan kejadian kebakaran di musim kemarau ini cenderung naik. 

Sebagian besar merupakan kebakaran lahan, namun ada juga kebakaran pada bangunan rumah warga.

"Kebanyakan disebabkan oleh faktor kelalaian manusia sehingga terjadi kebakaran," kata Chris beberapa waktu lalu.

Kebakaran umumnya disebabkan oleh api yang dibiarkan masih menyala dari bakaran sampah atau tungku dapur.

Ia pun mengimbau masyarakat benar-benar memastikan api sudah padam sebelum ditinggal pergi.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.