Laporan Wartawan TribunGayo.com Rasidan | Gayo Lues
TRIBUNGAYO.COM, BLANGKEJEREN - Perwakilan warga empat kecamatan di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh menggelar pertemuan dengan delapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues dari Daerah Pemilihan II (Dapil II).
Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Pertemuan rumah mantan bupati Gayo Lues, Ibnu Hasim, di Blangsere, Kecamatan Kutapanjang, Sabtu (29/8/2026).
Dalam serapan aspirasi tersebut, utusan warga dari Kecamatan Kutapanjang, Blangjerango, Terangun, dan Tripe Jaya menyampaikan berbagai keluhan krusial.
Masalah utama yang disuarakan meliputi kerusakan infrastruktur pascabencana alam yang belum mencapai perbaikan, termasuk jembatan Rerebe di Tripe Jaya yang putus total.
Selain infrastruktur, warga mengeluhkan kelangkaan obat-obatan di Puskesmas Terangun dan Tripe Jaya, serta melonjaknya harga kebutuhan pokok akibat terhambatnya akses transportasi.
Perwakilan warga Terangun, Salihan mengungkapkan bahwa harga barang bersubsidi seperti BBM, elpiji, dan pupuk kini melambung tinggi jauh di atas HET pemerintah.
Apalagi SPBU Terangun sudah sembilan bulan tidak beroperasi karena jalan Blangkejeren–Terangun tak bisa dilalui kendaraan roda enam.
Kondisi serupa disampaikan Samad, perwakilan warga Tripe Jaya.
Ia mendesak pemerintah segera membangun kembali Jembatan Rerebe yang hancur akibat banjir bandang, membenahi jalan Pasir–Rerebe, serta membersihkan area persawahan dan saluran irigasi yang rusak.
Sementara itu, perwakilan dari Kutapanjang dan Blangjerango, Budiman dan Jumran mengutamakan usulan peningkatan jalan usaha tani dan pembenahan jaringan irigasi pertanian.
Menyanggapi keluhan tersebut, delapan anggota DPRK Gayo Lues Dapil II yaitu Ali Husin (Ketua DPRK/Golkar), Ibnu Hasim (Demokrat), Rasid (PKB), Abd Salam (PDIP).
Ali Amran (Golkar), Mustahil (Nasdem), Abd Karim (PNA), dan M Nur (Gelora) berkomitmen membawa aspirasi ini ke tingkat pemerintah.
Ali Husin didampingi Ibnu Hasim menyatakan bahwa seluruh hasil reses kedua ini akan diperjuangkan pada Masa Sidang ke-III DPRK Gayo Lues Tahun 2026.
“Menyikapi kondisi ini, delapan anggota DPRK Dapil II bersama warga akan mendesak Bupati Gayo Lues dan Pemerintah Aceh untuk segera mengatasi kesengsaraan warga yang telah berlangsung selama sembilan bulan terakhir,” tegas Ali Husin. (*)
Baca juga: Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan dan Bersihkan Puing Sisa Kebakaran di Lukup Baru
Baca juga: Kebakaran Hebat di Lukup Baru Gayo Lues: 11 Rumah Hangus, 46 Jiwa Terdampak
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran di Lukup Baru Gayo Lues, 11 Rumah Warga Ludes Terbakar