TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik segera memiliki pusat layanan kanker terpadu atau Onkologi Center.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS, mengatakan pembangunan Onkologi Center RSUP H. Adam Malik saat ini telah mencapai sekitar 87 persen.
Fasilitas tersebut ditargetkan rampung dan diresmikan pada Desember 2026, kemudian mulai memberikan pelayanan secara penuh paling lambat pada awal 2027.
“Paling lambat awal tahun depan, di Adam Malik sudah berdiri Onkologi Center. Onkologi Center-nya paripurna, sehingga masyarakat Sumatera Utara yang terkena kanker tidak perlu lagi dirujuk ke Jawa maupun ke Penang,” ujar dr. Azhar, Minggu (30/8/2026).
Ia mengatakan, keberadaan pusat layanan kanker terpadu tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat Sumatera Utara terhadap pelayanan kanker yang lengkap.
Pasien nantinya dapat menjalani pemeriksaan, pengobatan, hingga terapi kanker di RSUP H. Adam Malik tanpa harus berobat ke luar daerah maupun ke luar negeri.
“Cukup di Adam Malik, maka semua kanker akan bisa diobati dan diselesaikan di sana,” katanya.
dr. Azhar menjelaskan, RSUP H. Adam Malik telah memiliki tenaga medis yang dibutuhkan untuk mendukung operasional Onkologi Center.
Pembangunan gedung khusus dilakukan agar pelayanan kanker yang sebelumnya tersebar dan menyatu dengan layanan lain dapat ditempatkan dalam satu fasilitas terintegrasi.
“Tenaga medis kita sudah punya. Karena sebelumnya menyatu dengan gedung lain, nanti akan ada gedung tersendiri untuk onkologi. Semua sudah cukup,” jelasnya.
Selain kesiapan tenaga kesehatan, Onkologi Center RSUP H. Adam Malik juga akan dilengkapi berbagai peralatan medis untuk diagnosis dan terapi kanker.
Peralatan tersebut antara lain Linear Accelerator atau LINAC, Positron Emission Tomography Scan atau PET Scan, brakiterapi, serta fasilitas pelayanan kedokteran nuklir.
“Jadi nanti LINAC ada, PET Scan ada, brakiterapi ada, yang nuklir-nuklir seperti itu akan hadir di Adam Malik,” ungkap dr. Azhar.
Pernyataan tersebut disampaikan Azhar saat menghadiri puncak peringatan hari ulang tahun ke-33 RSUP H. Adam Malik di Medan.
Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi seluruh jajaran rumah sakit yang selama lebih dari tiga dekade memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di Sumatera Utara.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh sivitas hospitalia Rumah Sakit Haji Adam Malik yang sudah 33 tahun memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera Utara,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Azhar juga meminta RSUP H. Adam Malik semakin mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat Kota Medan.
Ia menginstruksikan manajemen rumah sakit membuka stan pelayanan kesehatan secara rutin dalam kegiatan Car Free Day.
Stan tersebut nantinya dapat menyediakan pemeriksaan kesehatan dasar dan skrining secara gratis dengan jenis pemeriksaan yang berganti setiap pekan.
“Saya minta kepada Direktur Utama Adam Malik, setiap minggu bukalah stan Car Free Day di sini. Sediakan ambulans. Kalau ada masyarakat yang membutuhkan, ambulans sudah tersedia,” ujarnya.
Menurut Azhar, kehadiran stan pelayanan kesehatan dapat menjadi salah satu bentuk pengabdian sosial RSUP H. Adam Malik kepada masyarakat.
Lokasi stan diharapkan tidak berpindah-pindah sehingga mudah dikenali dan diakses masyarakat.
“Letaknya harus tetap, tidak berubah-ubah. Jadi masyarakat tahu bahwa di situ ada stan Adam Malik dan ada ambulans. Ini bagian dari kegiatan sosial atau CSR Adam Malik untuk masyarakat Kota Medan,” katanya.
Pelaksanaan pelayanan kesehatan dalam kegiatan Car Free Day tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Medan dan pemerintah daerah terkait.
Sementara itu, Direktur Utama RSUP H. Adam Malik, dr. Zainal Safri, M.Ked(PD), Sp.PD-KKV, Sp.JP(K), mengatakan kegiatan tersebut merupakan puncak dari rangkaian peringatan ulang tahun rumah sakit yang telah berlangsung sejak 21 Juli 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi seminar, perlombaan inovasi rumah sakit, pembuatan video kreatif, perlombaan tradisional, kegiatan sosial, serta pemeriksaan kesehatan.
“Ini merupakan hari puncak dari rangkaian kegiatan yang sudah kita mulai sejak 21 Juli. Ada seminar dan berbagai kegiatan lainnya,” ujar dr. Zainal.
Pada puncak peringatan ulang tahun tersebut, RSUP H. Adam Malik juga menggelar kegiatan fun run dan fun walk.
Sekitar 1.400 peserta tercatat secara resmi mengikuti kegiatan tersebut. Namun, jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai 1.500 hingga 2.000 orang karena terdapat masyarakat yang ikut berlari tanpa melakukan pendaftaran.
(cr26/tribun-medan.com)