TRIBUNMANADO.CO.ID - MITRA - Kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2026 tergolong tinggi.
Dari data yang diperoleh Tribunmanado.co.id di Dinas Kesehatan (Dinkes) Mitra, selang Januari hingga Juni 2026 terdapat 7.563 kasus ISPA di Kabupaten Mitra.
Hal ini dibenarkan oleh Kadis Kesehatan Mitra dr Tommy Soleman.
Kepada Tribunmanado.co.id, ia mengatakan dari 7563 kasus tersebut terbagi dari kelompok dewasa sebanyak 2.471 kasus.
Kemudian balita ada 1.886 kasus, dan lansia 1.669 kasus.
Menurutnya, tingginya kasus tersebut dipengaruhi oleh perubahan cuaca, paparan asap rokok dan polusi udara, serta belum optimalnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
"Faktor-faktor ini yang kemudian membuat angka ISPA di Kabupaten Mitra sangat tinggi," katanya, Minggu 30 Agustus 2026 via telepon malam tadi.
Selain itu, ia menegaskan pendataan kasus masih dilakukan secara manual melalui laporan Puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Kondisi tersebut meningkatkan beban pelayanan kesehatan di Kabupaten Mitra.
Namun, menurutnya Dinkes terus melaksanakan surveilans penyakit, edukasi PHBS, promosi kesehatan, deteksi dini, serta pemantauan dan penanganan kasus melalui seluruh Puskesmas.
"Masyarakat dengan kelompok saya tahan tubuh rendah paling rentan terkena ISPA," ungkapnya.
Meski begitu, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi sebagai langkah pencegahan ISPA kepada masyarakat.
"Edukasi PHBS hingga deteksi dini terus kita lakukan. Namun, kesadaran dari warga untuk menerapkan perilaku hidup sehat juga sangat penting," tandas dia. (nie)
Baca juga: Puncak Kemarau dan El Nino, Waspada Penyakit ISPA dan Heat Stroke, Dinkes: Perbanyak Minum