Kilang Plaju Gandeng BPBD, Gelar Sosialisasi & Pelatihan Pemadaman Karhutla untuk Masyarakat
Refly Permana August 30, 2026 11:27 PM

SRIPOKU.COM - Menghadapi puncak musim kemarau di wilayah Sumatera Selatan, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju (Kilang Plaju) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional kilang.

Langkah proaktif ini diambil sebagai bagian dari mitigasi risiko dan kesiapsiagaan tanggap darurat bencana lingkungan.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Provinsi Sumatera Selatan Sudirman yang hadir langsung dalam sosialisasi ini menjelaskan bahwa Sumatera Selatan diprediksi berada pada puncak musim kemarau hingga September mendatang. 

Mengacu pada data analisis situasi Karhutla Sumsel per akhir Agustus 2026, lonjakan titik panas (hotspot) mencatatkan tren kenaikan signifikan. 

Dampak asap dari ribuan kejadian Karhutla juga menurunkan kualitas udara (ISPU) di Palembang hingga kategori Tidak Sehat dengan jarak pandang terbatas.

"Penyebab utama Karhutla sebanyak 99 persen didominasi oleh faktor aktivitas manusia, baik karena unsur kesengajaan maupun kelalaian, dan hanya 1 % yang murni pemicu alam. Untuk itu, BPBD mendirikan posko pemadaman darat dan terus mengimbau masyarakat agar sama sekali tidak membuka lahan dengan cara dibakar atau membakar sampah sembarangan," tegas Sudirman.

Sinergi dan kewaspadaan bersama ini disambut baik oleh Kepala Desa Sungai Rebo, Dedi Arsyadi. 

Beliau mengapresiasi perhatian Kilang Plaju dalam membekali warga sekitar dengan wawasan serta keterampilan teknis pemadaman awal.

"Desa Sungai Rebo berbatasan langsung dengan area Kilang Plaju, sehingga potensi Karhutla sekecil apa pun di sekitar wilayah permukiman harus kita antisipasi bersama. Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina. Pelatihan ini menjadi modal wawasan dan pengetahuan berharga bagi warga kami agar lebih siap mendeteksi serta memadamkan potensi api secara cepat dan aman," ujar Dedi Arsyadi.

Area Manager Communication, Relations & CSR RU Plaju, Siti Siti Fauzia menegaskan pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat sekitar dalam menjaga keamanan masyarakat di sekitar kilang.

"Sebagai objek vital nasional, perlindungan Kilang Plaju dan lingkungan sekitarnya adalah prioritas utama kami. Kami menyadari bahwa pencegahan Karhutla tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan butuh kolaborasi erat dengan warga desa sekitar kilang. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki kesiapsiagaan dan keterampilan penanganan awal yang tepat. Tanggap Karhutla bukan hanya soal melindungi lingkungan, tetapi juga menjaga keselamatan bersama," ujar Siti Fauzia.

Edukasi dan pelatihan ini melengkapi serangkaian ikhtiar nyata Kilang Plaju dalam penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan. 

Sebelumnya, pada Kamis (20/08/2026), tim Pertamina Kilang Plaju turun langsung memberikan dukungan pemadaman Karhutla di wilayah Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin.

Tak hanya itu, Kilang Plaju juga menyalurkan bantuan logistik berupa paket vitamin, masker, susu steril, air mineral, serta makanan instan untuk menjaga stamina, imunitas, dan keselamatan para petugas pemadam BPBD Sumsel yang bersiaga 24 jam di garis depan.

Melalui sinergi tanggap bencana dan pelatihan teknis ini, Kilang Plaju mempertegas komitmennya dalam menjaga keselamatan lingkungan sekitar operasional perusahaan sekaligus membangun ketangguhan masyarakat desa sekitar dalam menghadapi ancaman bencana Karhutla secara berkelanjutan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.