Tersinggung Berunjung Duel Maut di Sungai Lilin Muba, Pemuda Tewas Usai Disabet Egrek yang Dibawanya
Slamet Teguh August 31, 2026 03:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU – Pertikaian dua pria di depan warung manisan di Jalan Puskesmas, Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), berujung maut.

Muhammad Kausar (20) tewas setelah perutnya disabet egrek hingga mengalami luka robek parah, Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut melibatkan SM (22), yang kini telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Pelaku juga mengalami luka robek pada bagian kepala dan masih menjalani perawatan medis.

Kasi Humas Polres Muba AKP S Hutahaean mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula saat korban, tersangka, dan sejumlah saksi sedang berkumpul di depan warung manisan milik Icap.

Saat itu, tersangka meminta korban mengantarkannya pulang menggunakan sepeda motor milik korban. Namun, permintaan tersebut ditolak.

"Awalnya tersangka meminta korban mengantarkannya pulang menggunakan sepeda motor, tetapi korban menolak. Diduga karena ucapan yang disampaikan korban membuat tersangka tersinggung," kata Hutahaean, Senin (31/8/2026).

Lanjutnya, setelah penolakan tersebut, tersangka sempat merangkul korban dan meminta korban pergi dari lokasi.

Korban kemudian meninggalkan tempat tersebut.

Namun, tak lama berselang, korban kembali ke lokasi menggunakan sepeda motor sambil membawa sebilah egrek berwarna kuning silver.

"Korban kemudian mengayunkan egrek tersebut ke arah tersangka hingga mengenai bagian kepala. Tersangka mengalami luka robek dan mengeluarkan darah. Setelah melakukannya, korban kemudian sempat hendak melarikan diri, tetapi terjatuh sehingga egrek yang dibawanya terlepas," ungkapnya.

Baca juga: Tragedi Cinta Segitiga di Gunung Megang Muara Enim, Terbakar Cemburu Lama, Duel Maut Keris Berbicara

Melihat egrek terjatuh, tersangka mengejar korban dan mengambil benda tajam tersebut.

Egrek yang sudah berada di tangan tersangka kemudian diayunkan satu kali ke arah perut korban.

"Akibat sabetan tersebut, perut korban mengalami luka robek parah. Akibat luka yang dialami, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Setelah kejadian, tersangka melarikan diri dari lokasi," ungkapnya.

Lanjutnya, Polsek Sungai Lilin langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka dan berhasil mengamankannya.

Saat ini, tersangka masih menjalani perawatan akibat luka yang dialami.

"Dari peristiwa tersebut, kita mengamankan barang bukti berupa satu unit egrek warna kuning silver, satu helai kaos berkerah warna hitam milik korban yang terdapat noda darah, dan satu helai celana jeans warna hitam milik korban. Penyelidikan saat ini terus dilakukan oleh Polsek Sungai Lilin," jelasnya.

 

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.