Timnas Jerman Era Jurgen Klopp Dimulai, Tiket Laga Kontra Yunani di UNL Laris Manis
Arif Tio Buqi Abdulah August 31, 2026 04:30 PM

TRIBUNNEWS.COM - Timnas Jerman akan memasuki era baru bersama Jurgen Klopp pada September 2026.

Klopp akan memimpin Die Mannschaft untuk pertama kalinya setelah ditunjuk sebagai pengganti Julian Nagelsmann.

Debut pelatih berusia 59 tahun tersebut akan berlangsung di UEFA Nations League 2026/2027.

Jerman tergabung di League A Grup B bersama Yunani, Belanda, dan Serbia dengan Belanda akan menjadi lawan pertama Die Mannschaft pada 25 September 2026.

Tiga hari berselang, Klopp akan menjalani debut kandang ketika Jerman menjamu Yunani pada matchday kedua, 28 September 2026 pukul 01.45 WIB.

Meski Jerman memiliki banyak pemain berbakat, mereka belum pernah mencapai final UEFA Nations League.

Dalam empat edisi sebelumnya, Portugal menjadi tim tersukses dengan koleksi dua gelar, sementara Prancis dan Spanyol masing-masing meraih satu trofi.

Kini, Jerman akan berambisi mengukir sejarah bersama pelatih ternama Jurgen Klopp.

Bahkan antusiasme terhadap era baru Jerman bersama Klopp pun langsung terlihat dari penjualan tiket pertandingan.

Tiket laga Jerman kontra Yunani dilaporkan ludes dalam waktu singkat.

Situasi tersebut menjadi gambaran besarnya ekspektasi suporter terhadap kehadiran Klopp di kursi pelatih Die Mannschaft, seperti dilaporkan Bavarian Football Works.

PELATIH JERMAN - Jurgen Klopp resmi menjadi pelatih timnas Jerman. (Instagram Federasi Sepak Bola Jerman)

Tugas Berat Klopp di Timnas Jerman

Pergantian pelatih Jerman tidak terlepas dari kegagalan mereka di Piala Dunia 2026.

Jerman tersingkir di 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah adu tos-tosan dengan Paraguay.

Hasil mengecewakan pada turnamen tersebut mendorong DFB melakukan perubahan besar setelah Die Mannschaft tersingkir.

Nagelsmann sempat bersikeras untuk mempertahankan posisinya sebagai pelatih Jerman.

Namun, situasi akhirnya berubah dan perpisahan dengan Nagelsmann dianggap sebagai solusi terbaik untuk mengembalikan Jerman ke jalur yang benar.

Baca juga: Time to Say Goodbye Cristiano Ronaldo, UEFA Nations League Jadi Laga Perpisahan CR7 dengan Portugal

DFB kemudian bergerak cepat mencari sosok pengganti.

Klopp akhirnya menjadi pilihan utama federasi sepak bola Jerman. Namun, proses untuk membawanya ke tim nasional tidak berlangsung mudah.

Negosiasi berlangsung hampir tiga pekan karena DFB harus mencapai kesepakatan dengan Red Bull, tempat Klopp sebelumnya menjalankan tugas sebagai kepala sepak bola global.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada akhir Juli.

Klopp pun resmi meninggalkan perannya di Red Bull dan memulai tantangan baru sebagai pelatih tim nasional Jerman.

Mantan pelatih Liverpool itu datang ke timnas Jerman dengan pengalaman panjang di level tertinggi sepak bola Eropa.

Ia lebih dulu membangun reputasi bersama Borussia Dortmund dengan mempersembahkan gelar Bundesliga dan DFB-Pokal.

Kesuksesan tersebut kemudian berlanjut ketika Klopp menangani Liverpool.

Bersama The Reds, Klopp berhasil memenangkan Liga Champions dan Premier League sekaligus mengembalikan Liverpool ke jajaran klub elite Eropa.

Kini, pengalaman tersebut akan menjadi modal penting bagi Klopp untuk membangun kembali kekuatan Jerman.

Tantangannya tentu tidak kecil. Die Mannschaft membutuhkan identitas baru setelah sejumlah hasil mengecewakan dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, antusiasme publik terhadap kedatangan Klopp menunjukkan bahwa harapan besar sudah muncul bahkan sebelum sang pelatih memainkan pertandingan pertamanya.

Duel melawan Yunani di kandang sendiri pun akan menjadi panggung penting bagi Klopp.

Di hadapan stadion yang dipenuhi pendukung Jerman, sang pelatih akan mulai membuktikan apakah dirinya mampu membawa perubahan sekaligus mengembalikan Die Mannschaft ke jalur kejayaan.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.