Plt Bupati Bekasi Pastikan Penanganan Medis Korban Ledakan Gas di Cikarang Utara
Joseph Wesly August 31, 2026 06:50 PM

 

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG UTARA- Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memastikan Pemerintah Kabupaten Bekasi menanggung biaya perawatan korban ledakan yang diduga dipicu kebocoran gas di Kampung Pulo Kapuk, RT 01/RW 05, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara.

Hal tersebut disampaikan Asep saat mengunjungi keluarga korban di Desa Mekarmukti, Senin (31/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Asep didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi.

Dua Korban Meninggal Dunia

Asep menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa satu keluarga tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan terjadi pada Sabtu (29/8/2026) dan menyebabkan enam orang dalam satu keluarga mengalami luka bakar.

Ledakan diduga dipicu kebocoran tabung gas saat aktivitas memasak di rumah korban.

Dari enam korban, Deni Setiawan (36) dan anaknya, Raihan Alfarizky (7), meninggal dunia setelah sebelumnya mendapat perawatan medis di RSUD Kabupaten Bekasi.

Sementara empat korban lainnya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Sentra Medika dan RS Hasan Sadikin Bandung.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bekasi, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kita semua tentu tidak menginginkan kejadian seperti ini terjadi, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa. Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Asep.

Pemkab Bekasi Tanggung Biaya Perawatan

Asep menegaskan Pemkab Bekasi tidak akan membiarkan keluarga korban menghadapi musibah tersebut sendirian.

Pemerintah daerah memastikan kebutuhan perawatan korban yang masih menjalani pengobatan akan ditangani.

“Untuk korban yang masih dalam perawatan, pemerintah daerah akan membantu dan memastikan seluruh biaya perawatannya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kita tidak ingin keluarga korban semakin terbebani oleh persoalan biaya di tengah musibah yang mereka hadapi,” tegasnya.

Selain biaya perawatan, Pemkab Bekasi bersama Baznas Kabupaten Bekasi turut memberikan bantuan berupa uang tunai dan kebutuhan bahan pokok kepada keluarga korban.

“Hari ini kita juga memberikan bantuan berupa uang tunai dan sembako. Mungkin tidak bisa menggantikan apa yang sudah terjadi, tetapi ini adalah bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” katanya.

Pemkab Perkuat Edukasi Penggunaan Gas

Asep menilai kejadian tersebut menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat mengenai kewaspadaan dalam menggunakan gas dan peralatan rumah tangga.

Pemkab Bekasi akan mendorong penguatan edukasi dan sosialisasi hingga tingkat lingkungan terkecil dengan melibatkan perangkat kewilayahan seperti RT dan RW.

“Ke depan, kita harus lebih masif melakukan sosialisasi bersama RT dan RW kepada masyarakat mengenai bagaimana menggunakan dan menangani gas dengan aman. Masyarakat juga perlu mengetahui apa yang harus dilakukan ketika mencium bau gas, bagaimana penanganannya ketika terjadi kebocoran, dan bagaimana langkah yang tepat apabila terjadi ledakan maupun kondisi pasca kejadian,” jelas Asep.

Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup dilakukan setelah musibah terjadi. Edukasi keselamatan penggunaan gas perlu menjadi bagian dari kewaspadaan masyarakat sehari-hari.

Ia juga memastikan kondisi para korban yang masih menjalani perawatan akan terus dipantau melalui koordinasi dengan fasilitas kesehatan.

“Yang paling penting adalah pencegahan. Jangan sampai kita baru bergerak setelah terjadi korban. Karena itu, edukasi kepada masyarakat harus diperkuat, termasuk bagaimana mengenali potensi kebocoran gas dan tindakan yang harus dilakukan dengan benar,” ujarnya.

Asep turut mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan tabung dan instalasi gas di rumah.

Apabila mencium bau gas, masyarakat diminta segera mengambil langkah aman, termasuk tidak menyalakan api maupun perangkat listrik yang berpotensi menimbulkan percikan dan memastikan kondisi lingkungan aman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.