TRIBUNNEWS.COM - Persib Bandung sementara bermain imbang melawan Manila Digger pada babak playoff AFC Champions League Two (ACL 2).
Pertandingan yang memperebutkan tiket ke fase grup tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026) malam WIB.
Skor babak pertama Persib vs Manila Digger masih belum menghasilkan pemenang dengan kedudukan 0-0.
Meski begitu, Persib sejatinya tampil lebih menekan sejak menit awal pertandingan.
Sementara itu, Manila Digger lebih banyak mengandalkan skema serangan balik untuk mengancam pertahanan Maung Bandung.
Jika Persib mampu mempertahankan intensitas serangan pada babak kedua, peluang untuk mencetak gol dan membuka keunggulan tentu semakin besar.
Baca juga: Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U20: Adhyaksa 4 Wakil, Persija & Persib Identik
Pada laga ini, Persib terkena hukuman dari AFC yang membuat mereka tanding tanpa kehadiran penonton di kandangnya sendiri.
Perlu diketahui, playoff ACL 2 hanya digelar dalam satu pertandingan tanpa adanya leg kedua.
Artinya, pemenang duel Persib vs Manila Digger akan langsung memastikan tiket ke putaran final dan bergabung di Grup E.
Jika berhasil lolos, Maung Bandung sudah ditunggu tiga klub elite dari kawasan Asia.
Salah satunya adalah FC Seoul asal Korea Selatan. Mereka finis di peringkat keenam K League 1 2025.
FC Seoul memiliki rekam jejak kuat di kompetisi domestik maupun kontinental. Mereka telah meraih enam gelar K League 1 dan dua kali menjadi runner-up kompetisi antarklub Asia.
Lawan kedua adalah Melbourne Victory dari Australia. Raksasa A-League tersebut finis di peringkat keempat kompetisi domestik pada musim 2025.
Sementara itu, klub terakhir yang menunggu Persib di Grup E adalah The Cong-Viettel dari Vietnam, yang berstatus runner-up V.League 1 2025/2026.
Dengan demikian, Persib harus bekerja keras jika ingin melangkah ke fase grup ACL 2.
Kemenangan atas Manila Digger bukan hanya menentukan kelanjutan perjalanan mereka di Asia, tetapi juga akan membawa Maung Bandung ke grup yang dihuni lawan-lawan tangguh.
Jalannya Pertandingan
Berlaga di kandang sendiri, Persib Bandung langsung mencoba tampil menekan sejak menit awal.
Peluang emas pertama Maung Bandung datang melalui sundulan Gabriel Mutombo. Sayangnya, sundulan yang dilepaskan dari depan gawang justru melambung di atas mistar (5').
Memasuki 10 menit pertama, Manila Digger belum mampu memberikan ancaman berarti ke pertahanan Persib.
Namun, Manila sempat menciptakan peluang berbahaya melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-24. Beruntung, Teja Paku Alam masih sigap mengantisipasinya.
Persib kembali mendapatkan peluang pada menit ke-33 melalui Patricio Matricardi yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Sayangnya, tendangannya masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Memasuki menit-menit krusial, Persib semakin meningkatkan tempo permainan untuk mencari gol pembuka.
Tendangan keras Peralta yang mengarah ke pojok gawang masih mampu diantisipasi oleh kiper Manila, Omar Njir (40').
Meski terus menekan, tidak ada gol yang tercipta hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.
Susunan Pemain
Teja Paku Alam; Kakang Rudianto, Gabriel Mutombo, Patricio Matricardi, Eliano Reijnders; Marc Klok, Adam Alis; Ragnar Oratmangoen, Balsa Sekulic, Mariano Peralta, Luka Menalo.
Omar Njir; Modou Joof, Charles Dabao, Wamba Dilane, Assan; Dylan de Bruycker, Modou Lamin, Zachary Taningco; David Sambou, Baboucarr Touray, Saikou Ceesay.
(Tribunnews.com/Ali)