TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Warga Negara Asing (WNA) asal Britania Raya, Inggris berinisial Y.R. (24) ditemukan tewas dengan mulut keluar busa di sebuah villa di kawasan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu 29 Agustus 2026 malam.
Y.R. ditemukan dalam kondisi terlentang di atas tempat tidur kamar nomor 3 Villa Jalak Bali, Kerobokan Kelod.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku. Namun sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan jajaran reskrim Polres Badung terkait kematian WNA tersebut.
Ps kasubsipenmas Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti Senin 31 Agustus 2026 memyebutkan informasi mengenai kejadian tersebut diterima sekitar pukul 21.30 Wita.
Baca juga: WNA Inggris Diduga Terseret Arus di Pantai Tembles Jembrana Bali, Motor dan Barangnya Ditemukan
Dari informasi di lapangan, WNA tersebut diketahui terakhir terlihat sekitar pukul 03.00 Wita dan sejak saat itu tidak terlihat keluar dari kamar.
"Jadi security villa, I Nyoman Gede Armawa mendapat informasi dari staf shift pagi bahwa korban belum juga keluar kamar. Sekitar pukul 14.00 Wita, ia berupaya menghubungi WNA melalui pesan singkat. Namun, pesan tersebut tidak mendapat respons," ujarnya.
Kecurigaan semakin muncul karena WNA tersebut hingga malam hari masih berada di dalam kamar.
Sekitar pukul 20.00 Wita, manager villa, Ni Nyoman Restini, meminta security melakukan pengecekan terhadap kondisi WNA tersebut.
"Security kemudian menggedor pintu kamar, namun tidak mendapatkan jawaban. Karena khawatir terjadi sesuatu, ia meminta pendampingan pecalang setempat, I Made Suwada, untuk membuka kamar menggunakan kunci duplikat," jelasnya.
Baca juga: 5 WNA Terjaring Operasi Dharma Dewata Imigrasi Bali, Terindikasi Lampaui Masa Tinggal
Saat pintu kamar dibuka, WNA tersebut ditemukan dalam posisi telentang di atas kasur dengan mengenakan baju hitam, celana pendek hitam dan kaos kaki. Tubuh korban sudah dalam kondisi kaku. Selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke Polres Badung.
Petugas Identifikasi Polres Badung bersama tim kesehatan dari Puskesmas Kuta Utara kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Namun, terdapat sejumlah kondisi yang menjadi pertanyaan karena mulut korban mengeluarkan cairan bercampur darah dan ditemukan cairan pada bagian kelamin korban," bebernya.
Ayu Inastuti menyebutkan kondisi kamar WNA itu dalam keadaan berantakan. Sejumlah barang miliknya juga ditemukan berada di lantai.
"Jajaran Satreskrim turut mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di dalam kamar, di antaranya dua buah kunci inggris, dua set kunci L, satu unit blender merek Klaz, serta 18 botol suplemen NOW Inositol 500 mg dengan kemasan 100 kapsul nabati," ucapnya
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jenazah WNA dievakuasi oleh BPBD Kabupaten Badung menggunakan ambulans jenazah dan dibawa ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
Disebutkan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban masih sedang dilakukan.
Meskipun dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, pemeriksaan lebih lanjut, namun perlu dilakukan otopsi untuk menjadi bagian penting untuk memastikan penyebab kematian WNA tersebut.
"Di TKP sudah dipasang garis polisi, serta melakukan pelaporan dan koordinasi dengan pihak terkait dan memeriksa saksi-saksi," imbuhnya. (*)