Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh, Tgk H Faisal Ali atau Abu Sibreh, menyambut baik terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hasil Muktamar ke-35 NU, di Jombang, Jawa Timur.
Abu Sibreh menilai Gus Kikin merupakan sosok yang memiliki kapasitas untuk memimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut selama lima tahun ke depan.
“Gus Kikin ini bukan manusia yang sempurna, bukan manusia yang lengkap, banyak juga kekurangan-kekurangan. Tetapi di dalam muktamar kali ini dari berbagai sisi yang kita lihat, bukan hanya sisi sosok beliau yaitu cucu daripada pendiri Nahdlatul Ulama, tapi sisi-sisi yang lain juga menjadi pandangan para Rais 'Aam dan AHWA dan para pemilik suara untuk memberikan kepercayaan kepada Gus Kikin yaitu memimpin roda organisasi ini selama 5 tahun ke depan,” kata Abu Sibreh, kepada Serambinews.com, Senin (31/8/2026).
Menurutnya, keputusan memilih Gus Kikin merupakan hasil kesepakatan yang dicapai oleh Rais 'Aam dan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) setelah melalui berbagai pertimbangan.
“Para AHWA dan Rais 'Aam, kita bersyukur kepada Allah, telah sepakat memilih Gus Kikin,” ujarnya.
Ketua MPU Aceh ini menjelaskan, bahwa dalam mekanisme pemilihan pada Muktamar ke-35 NU, Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang mengusulkan sejumlah nama calon ketua umum.
Nama-nama tersebut kemudian diseleksi hingga tersisa lima kandidat yang memenuhi syarat untuk diserahkan kepada Rais 'Aam dan AHWA guna menentukan satu nama terpilih.
Namun, Abu Sibreh menegaskan, dari berbagai aspek yang menjadi pertimbangan, Gus Kikin dinilai sebagai figur yang paling tepat memimpin PBNU.
“Dari sekian banyak sisi-sisi itu, maka Gus Kikin adalah sangat punya kapasitas untuk memimpin Nahdlatul Ulama ini 5 tahun ke depan,” katanya.
Baca juga: Ketua PCNU Aceh Barat Sambut Terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU, Ini Harapan Waled Khairul
Lebih lanjut, Abu Sibreh juga mengaku bersyukur karena hasil muktamar ini sejalan dengan dukungan yang sebelumnya diberikan PWNU Aceh kepada Gus Kikin.
Selain itu, Abu Sibreh mengungkapkan, bahwa hubungan antara PWNU Aceh dan Gus Kikin selama ini terjalin dengan baik.
Sebagai Ketua PWNU Jawa Timur, Gus Kikin sering berdiskusi dan berkomunikasi dengan pengurus wilayah NU dari berbagai daerah, termasuk Aceh.
“Silaturahim itu sangat kuat dengan Gus Kikin. Tentunya kita mendoakan, mendukung agar perjalanan PBNU, organisasi jam'iyah ini di bawah beliau, itu bisa lebih baik di 5 tahun yang akan datang,” ungkap Abu Sibreh.(*)