Pria berprofesi sebagai abang becak tersebut menikam seorang konten kreator di Kisaran saat sedang live atau melakukan siaran langsung di media sosial
PROHABA.CO, ASAHAN - Nazaruddin (60), warga Jalan HM Yamin, Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, harus berurusan dengan hukum.
Pasalnya, pria berkepala enam dan berprofesi sebagai abang becak tersebut menikam seorang konten kreator di Kisaran saat sedang live atau melakukan siaran langsung di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Selasa (24/8/2026).
Aksi penikaman itu pun sempat terekam kamera CCTV.
Polisi kemudian mengamankan Nazaruddin (60) dari kawasan Jalan Budi Utomo.
Kapolsek Kota Kisaran Timur Iptu Riki Hamdany mengatakan, polisi awalnya menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 mengenai dugaan penganiayaan.
"Awalnya kami mendapat informasi dari masyarakat melalui call center 110 adanya dugaan kasus penganiayaan. Saya memerintahkan Kanit Reskrim untuk langsung melakukan pengecekan ke lokasi," kata Riki, Senin (31/8/2026).
Pelaku diduga mabuk
Setelah mendapat laporan, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi kemudian mengamankan terduga pelaku.
Baca juga: Tragedi Penikaman di Medan Sunggal, Anak Kepling Tewas Ditikam Mantan Warga
Baca juga: Pesta Ulang Tahun Berujung Penikaman di Bolmong, 1 Orang Meninggal dan 3 Luka-luka
Menurut Riki, saat diamankan, Nazaruddin diduga berada dalam pengaruh minuman beralkohol.
"Saat diamankan, pelaku sudah dalam keadaan tidak sadar atau di bawah pengaruh alkohol," katanya.
Polisi kemudian membawa terduga pelaku ke Mapolsek Kota Kisaran Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Bermula Saat Korban Live
Berdasarkan penyelidikan sementara, insiden terjadi ketika korban sedang melakukan siaran langsung di media sosial.
Pada saat bersamaan, terduga pelaku berada di sekitar lokasi dengan mengendarai becak.
Riki mengatakan, becak yang digunakan pelaku ketika itu sulit dihidupkan meskipun telah beberapa kali diengkol.
Pelaku kemudian diduga merasa tersinggung karena menganggap korban sedang mengejeknya.
"Tersinggung, karena saat itu pelaku yang mengendarai becak tidak hidup-hidup saat di engkol. Merasa diejek, diduga pelaku langsung menikam korban," terangnya.
Baca juga: Polisi Ungkap Motif Pembacokan di Lumajang, Dipicu Cemburu dan Rebutan Tunangan
Polisi masih mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan kronologi secara lengkap.
Penikaman terekam CCTV
Peristiwa tersebut juga terekam kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi.
Rekaman tersebut menjadi salah satu bagian yang dapat digunakan penyidik dalam mengusut kasus.
Selain mengumpulkan keterangan dari para pihak, polisi masih memproses perbuatan terduga pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Belum dijelaskan lebih lanjut mengenai kondisi korban setelah mengalami penikaman maupun bagian tubuh yang mengalami luka.
Polisi juga belum mengungkap secara rinci benda yang digunakan dalam aksi tersebut.
Baca juga: Polisi Tangkap Dua Pelajar Pelaku Pembacokan dan Perampasan Motor di Banda Aceh
Nazaruddin kini telah diamankan di Mapolsek Kota Kisaran Timur. Penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami motif dan kronologi kejadian.
Dugaan sementara, penikaman dipicu rasa tersinggung setelah pelaku menganggap dirinya diejek oleh korban yang tengah melakukan siaran langsung.
Polisi juga masih melengkapi proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap perkara tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian setelah rekaman insiden beredar dan memperlihatkan momen dugaan penganiayaan terhadap konten kreator di Kisaran.(*)