Perjuangan Ruben Onsu Demi Lunasi Rp3,5 M, Rela Jual Sejumlah Aset, Kini Bersyukur Batal Dipenjara
Putri Asti September 01, 2026 10:04 AM

TRIBUNSTYLE.COM - Pihak pelapor akhirnya resmi mencabut laporan polisi terhadap Ruben Onsu terkait dugaan penipuan pada Senin, 31 Agustus 2026.

Pencabutan laporan tersebut dilakukan setelah Ruben Onsu dan pihak pelapor mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan secara damai.

Dalam prosesnya, pihak pelapor didampingi oleh kuasa hukumnya saat menyampaikan keputusan untuk mencabut laporan tersebut.

Perdamaian antara Ruben Onsu dan pelapor tidak terjadi begitu saja. Komunikasi yang baik dari kedua pihak menjadi salah satu faktor penting dalam tercapainya kesepakatan.

Ruben Onsu terpaksa jual beberapa aset untuk lunasi utang Rp 3,5 miliar.
Ruben Onsu terpaksa jual beberapa aset untuk lunasi utang Rp 3,5 miliar. (YouTube Intens Investigasi)

Selain itu, kuasa hukum dari masing-masing pihak turut membantu proses penyelesaian persoalan yang sebelumnya bergulir melalui jalur hukum.

Setelah melalui berbagai pembicaraan, kedua pihak akhirnya menemukan jalan keluar yang dianggap menjadi solusi terbaik bagi persoalan tersebut.

Baca juga: Lunas! Ruben Onsu Kini Damai dengan Pelapor, Utang Sudah Dibayar, Tak Ada Bunga, Cuma Rp 3,5 Miliar

Ruben Onsu pun menyambut baik berakhirnya persoalan yang sempat dihadapinya.

Saat ditanya mengenai proses perdamaian tersebut, Ruben Onsu memberikan jawaban penuh rasa syukur.

"Ya indah deh kalau udah Allah sudah rencana," kata Ruben Onsu, dilansir TribunStyle.com dari YouTube Cumicumi, Selasa, 1 September 2026.

Bagi Ruben, berakhirnya persoalan ini dengan jalan damai menjadi sebuah hal yang patut disyukuri.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya keras untuk menyelesaikan tanggung jawab yang dimilikinya.

Salah satu langkah yang dilakukan Ruben adalah menjual sejumlah aset miliknya demi memenuhi kewajiban yang harus diselesaikan.

Ruben mengaku ada sejumlah barang berharga yang harus ia lepaskan dalam proses tersebut.

"Ada perhiasan, ada yang lain-lain," ujar Ruben Onsu.

Meski harus menjual beberapa aset, Ruben tampaknya memilih untuk fokus pada penyelesaian masalah daripada mempertahankan barang-barang miliknya.

Baginya, menyelesaikan tanggung jawab menjadi hal yang lebih penting agar persoalan tersebut dapat segera menemukan titik akhir.

Kini, setelah laporan polisi resmi dicabut dan perdamaian tercapai, Ruben Onsu berharap tidak ada lagi persoalan yang berlarut-larut.

"Kalau semua berakhir dengan baik pasti enak," tandasnya.

(TribunStyle.com/Putri Asti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.