Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Penerbangan Wings Air Rute Malinau–Balikpapan Dibatalkan
Cornel Dimas Satrio September 01, 2026 07:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Gangguan kabut asap yang membatasi jarak pandang (visibility) berdampak langsung terhadap operasional transportasi udara di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Selasa (1/9/2026).

Kondisi cuaca tersebut memaksa maskapai Wings Air membatalkan penerbangan pesawat dengan nomor penerbangan IW 1477 rute Bandara Kolonel RA Bessing Malinau menuju Balikpapan.

Airport Manager Wings Air di Bandara Kolonel RA Bessing Malinau, Bayu Bainun Safinullah mengungkapkan, langkah pembatalan penerbangan hari ini terpaksa diambil dengan mempertimbangkan faktor keselamatan operasional penerbangan menyusul menurunnya kualitas jarak pandang akibat asap.

"Untuk IW 1477 rute Malinau–Balikpapan hari ini memang kami batalkan, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang masih berpotensi kurang mendukung, terutama visibility akibat asap," ujar Bayu kepada TribunKaltara.com, Selasa (1/9/2026).

Lebih lanjut Bayu menjelaskan, hingga saat ini jarak pandang di area bandara masih berada di bawah angka 5 kilometer dan diprediksi kondisinya belum akan mengalami perubahan signifikan dalam beberapa waktu ke depan.

Sementara itu, regulasi keselamatan menetapkan batasan ketat bagi aktivitas lepas landas maupun pendaratan armada di Malinau.

"Sampai saat ini jarak pandang masih berada di bawah 5 km dan diprediksi ke depan masih sama. Sementara standar jarak pandang operasional yang aman untuk di Malinau adalah minimal 5 km," jelasnya.

BATAL TERBANG- Jarak pandang terbatas akibat kabut asap di depan Bandara Kolonel RA Bessing Malinau, memaksa penerbangan pesawat Wings Air IW 1477 tujuan Balikpapan dibatalkan, Selasa (1/9/2026).
BATAL TERBANG- Jarak pandang terbatas akibat kabut asap di depan Bandara Kolonel RA Bessing Malinau, memaksa penerbangan pesawat Wings Air IW 1477 tujuan Balikpapan dibatalkan, Selasa (1/9/2026). (TribunKaltara.com/Mohamad Supri)

Baca juga: Cerita Penumpang Super Air Jet Asal Tarakan, Sempat Tertahan 5 Jam di Balikpapan Gegara Kabut Asap

Mengenai kepastian jadwal penerbangan pengganti bagi para penumpang yang terdampak, pihak maskapai saat ini belum dapat menetapkan waktu pasti karena terus memantau dinamika cuaca bersama pihak terkait.

"Untuk penerbangan penggantinya belum bisa kami pastikan kapan. Kami masih melihat perkembangan kondisi cuaca dengan koordinasi intens dengan BMKG dan akan terus melakukan evaluasi. Kalau kondisi sudah memungkinkan untuk penerbangan yang aman, tentu akan kami operasikan kembali sesuai hasil evaluasi dan jadwal yang ditetapkan," tuturnya.

Sementara itu, sejumlah calon penumpang yang terdampak pembatalan mengaku memaklumi keputusan tersebut demi keselamatan bersama di tengah pekatnya kabut asap.

Baca juga: 110 Ribu Masker Dibagikan Gratis ke Seluruh Kecamatan Terdampak Kabut Asap hingga Pedalaman Malinau

Salah seorang calon penumpang tujuan Balikpapan, Saputra, menuturkan bahwa faktor cuaca memang di luar kendali maskapai, namun ia berharap proses keberangkatan lanjutan dapat segera diprioritaskan begitu kondisi membaik.

"Kami paham situasi ini murni karena faktor alam dan demi keselamatan penerbangan juga. Hanya saja, harapan kami pihak maskapai bisa langsung menjadwalkan ulang dan memberangkatkan kami begitu jarak pandang sudah dinyatakan aman," ungkap Hendra.

(*)

Penulis: Mohammad Supri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.