Andika Kangen Band Tak Paksa Lima Anaknya Ikuti Jejak Jadi Musisi
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Musisi dan vokalis Kangen Band, Andika Mahesa, memiliki cara tersendiri dalam mendidik kelima anaknya.
Di tengah kesuksesannya sebagai penyanyi dan musisi, pria yang akrab disapa Babang Tamvan itu justru tidak ingin anak-anaknya merasa harus mengikuti jejak karier sang ayah.
Andika mengaku memberikan kebebasan kepada kelima anaknya untuk menentukan pilihan hidup dan masa depan mereka masing-masing.
"Aku tidak pernah menggembleng dia untuk jadi ngikutin perjalanan aku atau ngikutin apa, jati diri seperti aku jadi penyanyi. Enggak," kata Andika ketika ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, belum lama ini.
Menurut Andika, kebebasan tetap harus diberikan dengan batasan. Ia berusaha menerapkan pola asuh yang membuat anak-anaknya leluasa mengeksplorasi minat, tetapi tetap memahami aturan dan tanggung jawab.
"Aku tuh lebih membebaskan mereka. Bebas tapi sopan, bebas tapi ada aturan, bebas itu ada pelajaran gitu ya," ujarnya.
Andika menyadari setiap anak memiliki karakter, minat, dan jalan hidup yang berbeda. Karena itu, ia khawatir jika orang tua terlalu memaksakan kehendak, justru dapat memberikan tekanan terhadap psikologis anak.
"Jadi kalau kita menggencet anak kita yang harusnya seperti kita, tiba-tiba enggak sesuai dengan keinginan dia, ini akan membahayakan buat anak-anaknya juga. Jadi jangan memaksakan untuk anak-anak ngikutin orang tua," jelasnya.
Pelantun lagu Yolanda itu pun mulai melihat perbedaan minat dari anak-anaknya. Dua anaknya yang sudah beranjak dewasa ternyata memiliki ketertarikan yang berbeda terhadap dunia musik.
Menurut Andika, ada anak yang tertarik mengikuti jejaknya, tetapi ada pula yang memilih bidang lain. Ia pun memilih menghormati keputusan tersebut.
"Ya dua anak yang sekarang kan udah dewasa, ternyata mereka nggak suka gitu lho. Ada yang suka, ada yang nggak suka kalau ikutin jejakku. Ya berarti kita kan harus mengikuti kemauan anak-anak ya," tuturnya.
Ia kemudian memberikan gambaran bahwa keinginan orang tua tidak selalu sejalan dengan cita-cita anak. Menurutnya, profesi orang tua bukan alasan bagi anak untuk wajib meneruskan pekerjaan yang sama.
"Misalnya anak anggota tentara pengen juga anaknya pasti masuk tentara kan, bapaknya polisi jenderal pengen juga anaknya jadi jenderal. Tapi nggak semuanya pasti sesuai dengan keinginan anaknya," tambah Andika.
Saat ini, kelima anak Andika berada dalam tahap pendidikan yang berbeda. Anak pertamanya sudah menempuh pendidikan di perguruan tinggi, sedangkan anak keduanya bersekolah di Amerika Serikat.
Sementara itu, anak ketiganya duduk di bangku SMP dan dua anak lainnya masih menempuh pendidikan di tingkat SD.
Andika menyadari anak-anaknya masih dalam proses tumbuh dan berkembang sehingga pilihan mereka ke depan bisa saja berubah.
"Namanya anak-anak kan tumbuh dan berkembang ya. Saya menyikapinya ya saya punya pekerjaan yang tidak bisa digantikan orang lain, dan begitu mereka tumbuh dewasa tidak mengagumi (musik), sudahlah. Jangan dipaksa," pungkasnya