Selebgram Bongkar Dugaan Pelecehan via DM, Akun Instagram Dokter di Lebong Mendadak Hilang
Hendrik Budiman September 01, 2026 07:54 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Dugaan pelecehan melalui pesan langsung atau direct message (DM) Instagram menjadi perhatian di media sosial setelah seorang selebgram mengunggah tangkapan layar percakapan yang disebut berasal dari akun milik seorang dokter.

Selebgram dengan username Instagram Leonakanza, yang memiliki sekitar 136 ribu pengikut, membagikan tangkapan layar tersebut melalui Instagram Story.

Dalam unggahan itu terlihat pesan yang disebut dikirim sebanyak dua kali. Pesan pertama diklaim dikirim pada Desember 2025, sedangkan pesan lainnya disebut dikirim baru-baru ini.

Usai tangkapan layar percakapan tersebut diunggah, akun Instagram yang disebut milik dokter itu kemudian tidak lagi ditemukan.

Dokter yang dimaksud diketahui bekerja sebagai tenaga medis di salah satu rumah sakit di Kabupaten Lebong. Ia juga disebut bekerja di sebuah klinik di Kabupaten Rejang Lebong.

Selebgram Pertanyakan Akun Disebut Diretas

Persoalan tersebut kembali disorot Leonakanza melalui unggahan Instagram Story pada Selasa (1/9/2026).

Dalam unggahan terbarunya, ia mempertanyakan belum adanya komunikasi langsung dari dokter yang disebut mengirim pesan kepadanya.

Leonakanza juga mempertanyakan klaim bahwa akun Instagram dokter tersebut telah diretas.

"Sampai detik ini belum ada dari pihak dr yang menghubungi saya. Kalau memang di-hack kenapa hari pas ngechat saya masih bisa bikin IGS dan bahkan besoknya juga masih bikin IGS," tulis Leonakanza dalam unggahannya.

Ia juga mengaku sempat melihat akun yang disebut milik dokter tersebut menonton Instagram Story miliknya setelah tangkapan layar percakapan diunggah.

Namun, akun tersebut kemudian disebut menghilang.

Baca juga: Polisi Ingatkan Pengemudi Bentor dan Angkutan Desa di Lebong, Wajib Patuhi Aturan Lalu Lintas

"Setelah saya up chat di IGS saya, dia ada lihat tapi langsung menghilang IG-nya," tulisnya.

Leonakanza kemudian mengatakan masih terdapat sejumlah cara yang dapat digunakan untuk memberikan klarifikasi apabila benar akun tersebut diretas.

Menurutnya, klarifikasi dapat disampaikan melalui akun media sosial lain maupun dengan menghubunginya secara langsung.

"Banyak banget sebenernya celah untuk mengklarifikasi," tulisnya.

Ia juga menilai persoalan tersebut berpotensi berdampak terhadap tempat dokter tersebut bekerja.

"Lah ini malah terkesan menghindar dari permasalahan yang dia buat. Bahkan tempat kerjanya dia sendiri dirugikan loh," tulisnya.

Soroti Isi Pesan yang Diunggah

Leonakanza turut menyoroti isi pesan yang terlihat dalam tangkapan layar.

Ia menilai komunikasi untuk berkenalan seharusnya dilakukan dengan cara yang sopan dan tidak mengarah pada komentar mengenai bagian tubuh.

"Kalau mau kenalan kenalan aja kali, 'hai salam kenal'," tulisnya.

Ia kemudian mempertanyakan etika pesan yang menurutnya berisi komentar mengenai bagian tubuh.

"Lah ini kan ga etis kalo kenalan dengan cara 'nnnnya bagus minta no kamu beb'," tulisnya.

Unggahan tersebut kemudian mendapat perhatian warganet dan menjadi bagian dari rangkaian pernyataan Leonakanza terkait dugaan pesan tidak pantas tersebut.

Pihak Klinik Sebut Akun Dokter Diretas

Di sisi lain, wartawan TribunBengkulu.com mencoba melakukan konfirmasi kepada tempat dokter tersebut bekerja untuk mendapatkan penjelasan mengenai persoalan tersebut.

Upaya konfirmasi kepada direktur rumah sakit melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp belum mendapatkan respons.

Sementara itu, pihak klinik tempat dokter tersebut bekerja memberikan keterangan berbeda.

Pihak klinik menyebut persoalan tersebut telah dilaporkan kepada kepolisian. Dokter yang bersangkutan juga disebut telah didampingi pengacara.

Menurut pihak klinik, dokter tersebut menyatakan akun media sosial miliknya telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Iya (dihack), sudah dilaporkan ke polisi," ungkap sumber yang dikonfirmasi TribunBengkulu.com, Selasa (1/9/2026).

Dengan demikian, saat ini terdapat dua versi informasi terkait pesan tersebut.

Di satu sisi, Leonakanza mempertanyakan isi pesan dan mengaku menerima DM dari akun yang disebut milik dokter tersebut.

Di sisi lain, pihak klinik menyampaikan bahwa dokter mengklaim akun Instagramnya telah diretas dan persoalan tersebut sudah dilaporkan kepada polisi.

Kebenaran mengenai siapa yang mengirim pesan tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan pihak berwenang.

DISCLAIMER: Hingga berita ini ditulis, TribunBengkulu.com masih berupaya mendapatkan konfirmasi langsung dari dokter yang bersangkutan maupun pihak kepolisian terkait laporan dugaan peretasan tersebut. Berita ini akan diperbarui apabila terdapat keterangan resmi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.