Pemkab Langkat dan Basarnas Bentuk Kampung Rescue di Besitang, Upaya Hadapi Bencana
Randy P.F Hutagaol September 01, 2026 07:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat dan Basarnas bentuk program Kampung Rescue di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Langkat, Amril usai menerima audiensi Basarnas Kelas A Medan di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Langkat. 

Dalam pertemuan itu, Basarnas berencana membentuk Kampung Rescue yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026, memdatang di Desa Sekoci. 

Program Kampung Rescue merupakan upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat, dan bencana, khususnya banjir yang kerap terjadi di wilayah Desa Sekoci. 

Melalui program ini, masyarakat akan diberikan pembekalan mengenai manajemen SAR, teknik pencarian dan pertolongan, serta tata kelola penanganan keadaan darurat berbasis masyarakat.

Amril menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif Basarnas yang menjadikan Desa Sekoci sebagai pilot project Kampung Rescue di Kabupaten Langkat. 

Amril berharap program tersebut dapat menjadi langkah awal yang nantinya diterapkan di desa-desa lain yang memiliki potensi risiko bencana serupa.

“Pemerintah Kabupaten Langkat menyambut baik program ini karena sejalan dengan upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana," ujar Amril, Selasa (1/9/2026). 

"Sinergi antara pemerintah daerah, Basarnas, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan sistem penanggulangan darurat yang cepat dan efektif,” sambungnya. 

Sementara itu, konsep Kampung Rescue akan disinergikan dengan program Desa Siaga Bencana yang telah lebih dahulu berjalan di Kabupaten Langkat. 

"Dengan demikian, keberadaan Kampung Rescue diharapkan semakin memperkuat kapasitas masyarakat yang telah terbentuk dalam menghadapi situasi darurat dan kebencanaan," kata Amril. 

Nantinya akan dibangun 13 titik jalur evakuasi, tiga titik assembly point atau titik kumpul, serta satu posko utama di Desa Sekoci. 

"Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung proses evakuasi dan koordinasi penanganan bencana secara lebih cepat dan efektif," ucap Amril. 

Sementara Camat Besitang, Restra Yudha, menyampaikan bahwa masyarakat Desa Sekoci menyambut program tersebut dengan antusias. 

"Tercatat sekitar 100 warga siap mengikuti kegiatan pembentukan Kampung Rescue sebagai bentuk partisipasi aktif dalam meningkatkan kapasitas dan keselamatan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana," ujar Yudha.

(cr23/tribun-medan.com) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.