Bukan Sekadar Dialog, Sambung Rasa Bawa Layanan Publik Pemkab Klaten Langsung ke Desa Karangduren
Delta Lidina September 01, 2026 08:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN - Warga Desa Karangduren, Kecamatan Kebonarum, Klaten, tak perlu datang ke pusat pemerintahan untuk mengakses sejumlah layanan publik saat Program Sambung Rasa digelar, Selasa (1/9/2026).

Pemkab Klaten menghadirkan sejumlah organisasi perangkat daerah dan lembaga pelayanan langsung ke tengah masyarakat.

Selain menjadi ruang menyampaikan aspirasi kepada Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, kegiatan tersebut sekaligus mendekatkan pelayanan pemerintah kepada warga.

Sejumlah layanan yang hadir antara lain BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, Matur Dokter dari Dinas Kesehatan, pelayanan perizinan usaha dari DPMPTSP, hingga Lapor Mas Bup dari Diskominfo.

Warga juga dapat memanfaatkan layanan Titip Bandaku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta Sakura dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Bupati Hamenang bersama Ketua TP PKK Klaten Fahrani Hamenang meninjau langsung berbagai layanan tersebut setelah tiba di lokasi.

Kehadiran rombongan disambut warga dan siswa sekolah dasar yang mengibarkan bendera merah putih. Hamenang juga mendapat kalungan syal lurik sebagai bentuk penyambutan dari masyarakat setempat.

SAMBUNG RASA KLATEN - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berbincang dengan pelaku UMKM saat meninjau stan warga dalam kegiatan Sambung Rasa di Desa Karangduren, Selasa (1/9/2026).
SAMBUNG RASA KLATEN - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berbincang dengan pelaku UMKM saat meninjau stan warga dalam kegiatan Sambung Rasa di Desa Karangduren, Selasa (1/9/2026). (TribunSolo/Ibnu Dwi Tamtomo)

Suasana semakin meriah ketika warga menampilkan tarian tradisional sebelum kegiatan dilanjutkan dengan dialog bersama masyarakat.

Dalam dialog interaktif, sebanyak 10 perwakilan warga menyampaikan aspirasi. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai ketua RT, BPD, PKK, petani, hingga Karang Taruna.

Kepala Desa Karangduren Sumarna mengatakan, masyarakat berharap forum tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

"Kami berharap melalui kegiatan Sambung Roso ini aspirasi dan permasalahan yang dihadapi warga bisa didengar langsung dan mendapat solusi dari Pemerintah Kabupaten Klaten khususnya Bapak Bupati," ujarnya.

Sejumlah persoalan yang disampaikan meliputi kebutuhan penerangan jalan, irigasi, jalan usaha tani, sarana olahraga, gedung kesenian hingga pengembangan BUMDes New Taman Njengut.

Baca juga: Bupati Hamenang Soroti Capaian Fisik Klaten 62 Persen Lebih, Output Program Mengacu Kesejahteraan

Pemkab Klaten juga membawa sejumlah bantuan untuk warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut antara lain sembako bagi muazin dan marbot, jambanisasi, bantuan pendidikan, tabungan, sembako dari PDAM Tirta Merapi, alat usaha dan alat tulis, jaminan hidup, kursi roda, serta manfaat BPJS Ketenagakerjaan berupa jaminan kematian.

Hamenang mengatakan, setiap aspirasi akan ditindaklanjuti sesuai kondisi dan kemampuan pemerintah daerah.

"Berbagai macam aspirasi tadi ada yang bisa langsung kami eksekusi, kami eksekusi. Selain itu ada beberapa yang menunggu proses penganggaran, dan ada yang beberapa (realisasi aspirasi), menunggu fiskal kita nanti sudah lebih baik," katanya.

Menurutnya, Pemkab Klaten akan terus turun ke desa untuk mendapatkan gambaran persoalan masyarakat secara langsung.

"Insyaallah semangat kita bersama tetap terus turun ke bawah untuk mendengar aspirasi lebih lanjut, lebih detail, lebih terkini sehingga harapannya kita bisa mitigasi permasalahan satu per satu yang muncul bisa diatasi," pungkasnya. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.