Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Banggai mulai menata Pasar Sentral usai penertiban pedagang.
Hal itu diungkapkan Kepala Disdagrin Banggai, Natalia Patolemba, di kawasan Teluk Lalong, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa (1/8/2026).
Lahan Pasar Sentral setelah dibongkar mencapai 3.077 meter persegi.
Lokasinya di jantung Kota Luwuk, dikeliling Jl Piere Tendean, Jl Sugiono, Jl Ahmad Yani, dan Jl S Parman.
Natalia Patolemba mengatakan, saat pembongkaran diketahui terdapat batas tanah yang jelas.
"Ada besinya, kita juga baru tahu setelah pembongkaran," katanya.
Baca juga: Puncak El Nino Diprediksi September, Krisis Air Bersih Melanda 10 Desa di Banggai Kepulauan
Ia merinci, total pedagang dan penghuni sekitar 30. Pembongkaran dilakukan secara perlahan.
"Dari 30 kemudian turun jadi 13," tutur Natalia.
Disdagrin Banggai telah berkomunikasi dengan Bupati dan Ketua DPRD Banggai terkait pemanfaatan lahan pasar.
Rencananya, Ruang Terbuka Hijau (RTH) akan dibangun di Pasar Sentral.
Termasuk lokasi yang kebakaran di akhir tahun 2024.
Namun, ia belum memastikan anggaran pembangunan karena efisiensi.(*)