Sosok Maling Motor Obok-Obok Parkir Asrama Kampus Mulyorejo Terekam CCTV, Curi 2 Motor Sekaligus
Dyan Rekohadi September 01, 2026 09:05 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Jagat media sosial digemparkan oleh rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi nekat seorang pria berjaket hijau tua mencuri dua unit sepeda motor sekaligus di area parkir asrama kampus kawasan Jalan Dharmahusada Permai, Mulyorejo, Surabaya, Jumat (14/8/2026) dini hari.

Pelaku yang bertindak seorang diri itu mengeksekusi kendaraannya di area parkir lantai dua gedung asrama sekitar pukul 01.06 WIB.

Penampilan pencuri yang mengenakan topi hitam, tudung jaket, serta masker itu terekam jelas saat mengendap-endap menyusuri jalan menuju lantai dua.

Baca juga: 5 Kali Masuk Penjara, Maling Motor di Surabaya Masih Berulah, Ini Pengakuannya

 

Kronologi Aksi Pencurian Dini Hari

Aksi pengagalan keamanan itu diawali saat pelaku mengambil motor matik warna hitam pertama pada pukul 01.06 WIB secara santai.

Demi menyamarkan penampilannya agar tidak memicu kecurigaan, pelaku sempat mengenakan helm pogo putih yang teronggok di spion sebelum mengembat kendaraan itu.

Tak puas dengan hasil pertama, pelaku kembali menyusup ke lokasi pada pukul 01.42 WIB untuk menggasak motor matik kedua.

Akses pintu keluar parkiran yang berbatasan langsung dengan jalan umum memudahkan pelaku meloloskan dua motor dalam kurun waktu kurang dari satu jam.

Baca juga: Dua Maling Motor Apes di Mrutu Surabaya, Babak Belur Dihajar Warga karena Motor Curian Mogok

 

Polisi Buru Pelaku dan Telusuri CCTV

Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo Polrestabes Surabaya AKP Djoko Soesanto mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan rekaman CCTV.

Penyelidikan intensif tersebut langsung digelar pascamenerima laporan resmi dari dua orang mahasiswa korban pencurian.

"2 korban mahasiswa Unair yang tinggal di asrama sudah membuat laporan kepada kami (SPKT Mapolsek Mulyorejo)," ujar AKP Djoko saat ditemui awak media di ruangannya, Selasa (1/9/2026).

Berdasarkan hasil analisis awal di lokasi kejadian, pelaku diduga kuat masuk setelah merusak kunci pagar penghubung gedung parkir.

Ketiadaan petugas keamanan pada malam hari menjadi celah utama yang dimanfaatkan pelaku untuk beraksi secara leluasa.

"Sudah kami lakukan olah TKP, hasilnya pintu pagar parkiran dikunci pada pukul 22.00 WIB, karena sudah tidak ada yang menjaga," kata mantan Kanit Reskrim Polsek Rungkut Polrestabes Surabaya itu.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, polisi menyarankan pihak kampus untuk memperketat sistem keamanan serta memberlakukan rute satu pintu melalui gerbang utama.

"Kami menghimbau agar pihak kampus senantiasa meningkatkan keamanan dengan menghimbau agar pintu masuk parkiran dibuat satu pintu. Kasus pencurian motor ini sedang dalam penyelidikan, semoga cepat terungkap," pungkas mantan Wakapolsek Gubeng Polrestabes Surabaya itu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.