TRIBUNWOW.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan menyiapkan akses pinjaman berbunga lunak bagi masyarakat sebagai alternatif agar tidak lagi bergantung pada rentenir atau tengkulak.
Prabowo menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
Menurut Prabowo, negara harus hadir dengan menyediakan akses pembiayaan yang lebih ringan bagi masyarakat. Skema tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sekaligus mengembangkan usaha.
"Negara akan hadir di tengah-tengah rakyat, sehingga rakyat kalau perlu dia dapat pinjaman lunak dari kekuatan kita sendiri. Tidak usah lagi ke tengkulak-tengkulak atau kepada siapa pun. Ini strategi kita dan ini akan kita wujudkan dalam waktu dekat," ucap Prabowo.
Prabowo menilai masyarakat perlu memiliki alternatif sumber pembiayaan yang lebih terjangkau ketika membutuhkan pinjaman.
Baca juga: Perbandingan Galaxy Z Fold8 Vs OPPO Find N6: 2 HP Lipat Tipis, Kamera 200 MP dan Baterai 6.000 mAh
Baca juga: Shin Tae-yong Duduk Bersama Igor Tolic, STY Ungkap Pentingnya Respek Antar Pelatih
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah ingin mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rentenir maupun tengkulak yang dinilai dapat membebani warga dengan biaya pinjaman tinggi.
Prabowo menegaskan akses pembiayaan dari dalam negeri menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian ekonomi.
Pemerintah berencana merealisasikan skema pinjaman lunak tersebut dalam waktu dekat.
https://video.tribunnews.com/news/961118/prabowo-mau-bebaskan-rakyat-indonesia-dari-rentenir-siapkan-skema-pinjaman-lunak-sebagai-solusi