Liverpool melakukan upaya terlambat untuk meminjam bintang Chelsea Malo Gusto, tetapi The Blues menolak tanpa klausul pembelian wajib
Hendra Wijaya September 02, 2026 02:36 AM

Liverpool melakukan upaya pada saat-saat akhir untuk merekrut bintang Chelsea, Malo Gusto, dengan status pinjaman, tetapi The Blues menolak kesepakatan yang tidak disertai klausul pembelian wajib.

Pencarian Liverpool untuk menambah kekuatan di lini pertahanan mengalami perkembangan dramatis pada hari terakhir bursa transfer ketika mereka melancarkan langkah terlambat untuk bek kanan Chelsea, Malo Gusto. The Reds ingin memperkuat barisan belakang mereka di bawah Andoni Iraola, namun usaha itu terhenti karena perbedaan mendasar mengenai struktur kesepakatan.

Drama hari terakhir di Anfield

Jam-jam terakhir bursa transfer musim panas menghadirkan Liverpool sebagai peminat mengejutkan untuk Gusto milik Chelsea. Dalam upaya menambah kedalaman berkualitas dan persaingan di sisi kanan pertahanan mereka, klub Merseyside itu melakukan usaha serius untuk membawa pemain Prancis berusia 23 tahun tersebut ke Anfield.

Menurut laporan Fabrice Hawkins, Liverpool melakukan dorongan terakhir hari ini untuk merekrut Gusto dengan status pinjaman, tetapi upaya itu berakhir tanpa hasil. The Reds menilai Gusto sebagai sosok ideal untuk memperkuat rotasi pertahanan mereka, namun waktu akhirnya habis dalam pengejaran tersebut.

Kendala finansial menghalangi transfer permanen

Titik utama yang menghambat kesepakatan ini adalah desakan Chelsea untuk berpisah secara tuntas dengan mantan bek Lyon tersebut. Sementara Liverpool hanya menginginkan solusi sementara untuk masalah kedalaman skuad mereka, The Blues tidak bersedia melepas Gusto tanpa komitmen jangka panjang yang signifikan dari klub peminat. Benturan pandangan ini pada akhirnya mengakhiri harapan apa pun agar sang pemain pindah dari London Barat ke North West sebelum tenggat pukul 11:00 malam.

Secara khusus, The Reds hanya bersedia mempertimbangkan pinjaman murni untuk pemain tim nasional Prancis itu, sedangkan Chelsea hanya akan mengizinkan kepergiannya jika melibatkan penjualan permanen. Liverpool dikabarkan tidak mampu membiayai transfer permanen untuk Gusto pada tahap ini, setelah sebelumnya sudah mengalokasikan sumber daya yang besar ke bagian lain skuad mereka.

Pencarian kedalaman pertahanan Iraola

Manajer Liverpool, Iraola, sangat ingin menyempurnakan skuadnya setelah musim panas yang sibuk, dan bek kanan baru berada tinggi dalam daftar prioritasnya. Gusto, yang telah mengesankan lewat atletisme dan kemampuan umpannya sejak tiba di Liga Primer, dipandang sebagai kecocokan taktis yang sempurna untuk sistem intensitas tinggi milik Iraola.

Sang manajer jelas merasa bahwa skuadnya membutuhkan pelapis yang lebih spesialis di area tersebut agar mampu bersaing di berbagai kompetisi sepanjang kampanye 2026-27.

Pengejaran terhadap pemain Chelsea itu bukan keputusan mendadak, karena klub tersebut dilaporkan sudah memantau Gusto cukup lama. Namun, ketidakmampuan untuk menemukan titik temu dengan rival langsung di Liga Primer terbukti menjadi hambatan yang tidak bisa diatasi.

Implikasi bagi skuad The Reds

Dengan gagalnya kesepakatan untuk Gusto, Liverpool kini harus menjalani paruh pertama musim dengan opsi pertahanan yang mereka miliki saat ini. Kegagalan mendapatkan pemain berusia 23 tahun itu membuat Iraola memiliki lebih sedikit pilihan di posisi bek kanan daripada yang ia harapkan menjelang musim gugur. Situasi ini bisa memberi tekanan tambahan kepada para pemain yang ada untuk tetap bugar dan tampil konsisten ketika jadwal pertandingan semakin padat dengan komitmen domestik dan Eropa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.