TRIBUNJAMBI.COM - Club Udinese berusaha mempertahankan tren positif saat menjamu Venezia pada babak 32 besar Coppa Italia di Bluenergy Stadium, Rabu malam.
Kedua tim sama-sama berhasil melewati babak pertama, tetapi kondisi mereka di Serie A cukup berbeda.
Udinese belum terkalahkan dalam dua pertandingan liga, sedangkan Venezia masih mencari poin dan gol pertamanya setelah kembali ke kasta tertinggi.
Udinese tampil meyakinkan
Udinese belum pernah mengangkat trofi Coppa Italia. Perjalanan terbaik mereka di turnamen ini terjadi pada 2014 ketika berhasil mencapai semifinal.
Musim ini, Udinese kembali mencoba melangkah lebih jauh.
Setelah mengakhiri musim lalu di posisi ke-10 Serie A di bawah Kosta Runjaic, Udinese mengawali perjalanan Coppa Italia dengan mengalahkan Padova.
Baca juga: Prediksi Skor Sassuolo vs Frosinone: Statistik, Susunan Pemain dan Head to Head di Coppa Italia
Keinan Davis menjadi penentu kemenangan lewat golnya pada babak pertama.
Performa Udinese kemudian berlanjut di Serie A.
Mereka mampu menahan imbang Como pada pertandingan pembuka sebelum meraih kemenangan 3-2 atas Monza.
Hasil tersebut membuat Udinese datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi.
Mereka juga memiliki catatan bagus ketika menghadapi Venezia di kandang.
Sejak Venezia kembali ke Serie A pada 2021, kedua tim telah bertemu beberapa kali dengan Udinese unggul dalam rekor pertemuan.
Dua lawatan terakhir Venezia ke markas Udinese juga berakhir dengan kekalahan dan masing-masing pertandingan menghasilkan tiga gol untuk tuan rumah.
Venezia masih mencari momentum
Venezia mengawali musim dengan kemenangan atas Modena di Coppa Italia.
Namun, dua gol pada menit-menit akhir menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
Setelah itu, perjalanan Venezia di Serie A berjalan jauh lebih sulit.
Mereka kalah dari Lecce pada pertandingan pembuka dan kembali menelan kekalahan ketika bertandang ke markas AC Milan akhir pekan lalu.
Venezia mampu bertahan hampir 70 menit sebelum akhirnya kebobolan di San Siro.
Akibat dua kekalahan tersebut, tim asuhan Giovanni Stroppa belum mengoleksi satu poin pun dan juga belum mencetak gol di Serie A musim ini.
Venezia memang berstatus juara Serie B musim lalu dan kembali ke Serie A untuk ketiga kalinya dalam enam tahun.
Namun, fokus utama mereka kemungkinan besar adalah mempertahankan status di kasta tertinggi.
Udinese masih tidak dapat memainkan Nicolo Zaniolo dan Matteo Palma.
Alessandro Zanoli dan Giorgi Chakvetadze juga masih berada dalam daftar pemain yang absen.
Kabar baiknya, Christian Kabasele sudah bisa kembali setelah menjalani hukuman skorsing.
Kosta Runjaic juga memiliki beberapa opsi di lini depan. Idrissa Gueye tampil melawan Como, sedangkan Keinan Davis dipercaya saat menghadapi Padova dan Monza.
Vakoun Bayo juga berpeluang mendapatkan kesempatan bermain.
Di kubu Venezia, John Yeboah dan Akor Adams sama-sama mencetak gol saat mengalahkan Modena.
Namun, keduanya belum berhasil mencetak gol di Serie A.
Stroppa kemungkinan melakukan rotasi karena Venezia akan menghadapi Frosinone pada pertandingan liga berikutnya.
Marin Sverko dan Andrea Adorante dipastikan absen karena cedera. Thierry Correia dan Matias Moreno juga masih diragukan tampil.
Prediksi Udinese vs Venezia
Udinese berada dalam momentum yang lebih baik dan akan bermain di hadapan pendukung sendiri.
Venezia diperkirakan melakukan sejumlah rotasi demi menjaga kebugaran pemain untuk pertandingan Serie A.
Dengan kondisi tersebut, Udinese lebih diunggulkan untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar Coppa Italia.
Prediksi skor: Udinese 2-0 Venezia.