Ratu Mette-Marit Absen saat Raja Haakon VIII Ambil Sumpah, Kondisinya Jadi Sorotan
Tiara Shelavie September 02, 2026 01:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Norwegia tengah mengalami perpaduan emosi yang mendalam. Negara tersebut sedang berduka atas wafatnya raja yang telah memerintah selama 35 tahun, sekaligus menyaksikan dimulainya masa pemerintahan penerusnya yang telah lama dinantikan.

Meskipun Haakon VIII otomatis menjadi Raja setelah ayahnya, Harald V, meninggal dunia, ia mengambil langkah penting dalam pembukaan resmi masa pemerintahannya pada Selasa dengan mengucapkan sumpah konstitusional di hadapan Parlemen Norwegia, yang dikenal sebagai Storting.

Namun, momen bersejarah tersebut diwarnai ketidakhadiran Ratu Mette-Marit.

Dilansir HOLA!, tak lama setelah upacara, Raja yang baru dinobatkan terlihat tiba di Rumah Sakit Universitas Oslo, tempat yang sama dengan lokasi ayahnya meninggal hanya empat hari sebelumnya.

Kedatangan tersebut memunculkan kembali kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan istrinya.

Sebelumnya pada hari yang sama, Istana Kerajaan Norwegia mengeluarkan pernyataan yang tidak terduga dan mengonfirmasi bahwa Ratu Mette-Marit tidak akan menghadiri upacara pengambilan sumpah suaminya, meskipun kehadirannya sebelumnya tercantum dalam jadwal resmi.

Baca juga: Profil Raja Harald V dari Norwegia, Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun

Istana menjelaskan bahwa ketidakhadiran sang Ratu disebabkan komplikasi setelah menjalani transplantasi paru-paru pada Juni.

Istana menambahkan bahwa komplikasi dapat terjadi selama masa pemulihan setelah menjalani prosedur medis besar dan Ratu perlu tetap berada dalam pengawasan medis sepanjang hari.

Media Norwegia VG kemudian melaporkan bahwa Raja Haakon mengantar istrinya ke Rumah Sakit Universitas Oslo menggunakan mobilnya. Istana tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai kunjungan tersebut, tetapi juga tidak membantah laporan itu.

Istana Kerajaan mengatakan komplikasi setelah transplantasi paru-paru merupakan hal yang umum. Ratu disebut telah mengalami sejumlah masalah sejak menjalani operasi, termasuk pada hari tersebut. Karena itu, ia harus berada dalam pengawasan medis dan tidak dapat menghadiri upacara pengambilan sumpah di parlemen.

Raja Haakon menghadiri upacara tersebut bersama putrinya sekaligus pewaris takhta, Putri Mahkota Ingrid Alexandra. Ia menyaksikan ayahnya mengucapkan sumpah di ruang utama Storting.

Peristiwa ini terjadi pada masa yang sangat sulit bagi Raja baru Norwegia. Ketika keluarga kerajaan masih menghadapi kekhawatiran mengenai pemulihan Ratu Mette-Marit, persiapan pemakaman Raja Harald V juga terus dilakukan.

Pemakaman tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9 September.

Ratu Mette-Marit didiagnosis mengalami fibrosis paru pada 2018. Kondisi kronis tersebut akhirnya membuatnya menjalani transplantasi paru-paru pada Juni.

Proses pemulihannya membuat Ratu tidak dapat menghadiri sejumlah momen penting terkait wafatnya Raja Harald dan naiknya sang suami ke takhta.

Istana belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan Ratu Mette-Marit.

Masyarakat kini menunggu kabar terbaru ketika keluarga kerajaan melewati masa yang dipenuhi duka, perubahan bersejarah, dan kembali munculnya kekhawatiran mengenai kesehatan sang Ratu.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.