Sripo-Tribun Silaturahmi dengan Gubernur Herman Deru, Bahas Kolaborasi untuk Masyarakat Sumsel
Odi Aria September 02, 2026 03:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Jajaran redaksi Sriwijaya Post (Sripo) dan Tribun Sumsel bersilaturahmi dengan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (2/9/2026).

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkenalkan Pimpinan Redaksi Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Prawira Maulana, kepada Herman Deru.

Dalam pertemuan itu hadir Prawira Maulana, GM Bisnis Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel MF Ririen Kusumawardhani, serta Manajer Iklan M Yahya Kurniawan.

Selain itu, pihaknya juga membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam berbagai program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Harapannya media bisa tetap eksis dan bisa berkolaborasi dengan pemerintah. Apalagi Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel merupakan media lokal di sini yang bisa berkontribusi secara langsung," kata Prawira.

Ia menjelaskan, Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel merupakan bagian dari Kompas Gramedia melalui jaringan Tribun Network.

Menurutnya, jaringan tersebut membuat media Tribun hadir di berbagai daerah di Indonesia.

"Saat ini setidaknya ada 65 portal Tribun Network yang tersebar di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menyambut baik kehadiran Prawira sebagai Pimpinan Redaksi Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel.

Deru juga menyampaikan ucapan selamat datang kembali ke Sumsel.

Menurut Deru, Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel telah dikenal luas sebagai media cetak dan digital yang merupakan bagian dari Kompas Gramedia.

"Sripo dan Tribun Sumsel ini memang sudah dikenal sebagai media cetak dan digital dari Kompas Grup. Kita mengikuti sejarah panjang independensinya Sripo dan Tribun Sumsel," kata Deru.

Deru menegaskan, Pemprov Sumsel membuka ruang yang luas bagi media untuk berkolaborasi dalam berbagai program dan kegiatan pembangunan di Sumsel.

Ia berharap konsep kolaborasi antara pemerintah dan media dapat dirumuskan bersama sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kita buka lebar kolaborasi antara pemerintah dan media. Buatlah konsepnya seperti apa yang bisa kita kolaborasikan bersama-sama," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.