Kebohongan Pelaku Soal Kondisi Mayat Dalam Kardus di Bandung, Tetangga Curiga : Dipotong-potong Saja
Ardhi Sanjaya September 02, 2026 05:03 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pelaku pembunuhan wanita meminta bantuan tetangga membawa jasad dalam kardus di Bandung.

Mayat dalam kardus ditemukan di pinggir Jalan Terusan Suryani - Soekarno Hatta, Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat pada pukul 11.00 WIB, Selasa (1/9/2026).

Kini terungkap jasad dalam kardus yang ditemukan merupakan SM, seorang wanita usia 41 tahun asal Tanjung Karang, Kota Bandar Lampung.

Mayat dalam karung diketahui dibawa dari kamar kos di Dunguscariang, Kecamatan Andir, Kota Bandung yang dihuni oleh pria berinisial SDP.

Bahkan pelaku sempat meminta tolong tetangga kamar untuk membawa jasad dalam karung tersebut.

Daniel bercerita, terduga pelaku mengetuk pintu kamar pukul 09.30 WIB, saat istrinya mengantar anak sekolah.

Ia pun mengungkap percakapan pelaku kasus jasad dalam kardus dengannya.

"Bilang, 'bisa minta tolong angkatin barang'. Saya katakan, 'iya ayo'," katanya.

Daniel berpikir barang yang dibawa pelaku merupakan lemari atau kulkas.

"Saat saya masuk ke kamarnya, terlihat dus besar dan diminta angkatkan ke depan jalan," katanya.

Namun Daniel tak menyanggupi untuk mengangkat dus tersebut.

"'Wah, berat dusnya'. Saya katakan harus dibantu sama warga lain. Akhirnya saya panggil tetangga lain dan akhirnya bertiga diangkatnya ke bawah," katanya.

Baca juga: Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Kardus di Bandung Ditangkap, Berusaha Kabur ke Sumatera

Setelah sampai lantai bawah, pelaku membawa jasad dalam dus menggunakan troli.

"Sebelum akhirnya diangkut pakai mobil pikap," katanya.

Sejak awal Daniel mencurigai isi dus yang dibawa pelaku.

Kepada Daniel, pelaku mengaku bahwa isi dus tersebut adalah besi dan pakaian bekas.

"Saya sempat bilang dipotong-potong saja bagi dua. Terduga bilang, 'gak bisa karena sudah dilakban'. Saya menawarkan lakban di kosannya banyak, tapi terduga gak mau," katanya.

Baca juga: Pelarian Pelaku Pembunuhan Mayat dalam Kardus di Bandung, Berencana Sembunyi ke Palembang

Selain soal berat dan isi dus, Daniel pun mencium bau tak sedap ketika mengangkat.

Sopir Lalamove, Tegar sudah curiga sejak mengangkat paket dari SDP.

"Saya katakan ke si pelaku, a ini berat. Lalu, si pelaku justru meminta tolong bantu angkat. Saya juga katakan lagi, itu kan ada troli, jadi dorong saja dan dekatkan ke mobil"

"Dia pun akhirnya membawa bungkusan itu pakai troli dekat dengan mobil dan saya pun sempat bantu naikkan bungkusan itu, namun saya baru merasa curiga karena tercium bau tak enak," katanya, Selasa (1/9/2026) malam di Mapolrestabes Bandung.

Sepanjang jalan dari wilayah Dunguscariang, Andir sampai ke Jalan Soekarno Hatta itu tercium bau tak sedap.

Baca juga: Cerita Sopir Pick Up Pertama Kali Bongkar Pembunuhan Wanita dalam Kardus, Aksinya Bikin Pelaku Panik

Tegar mengaku semakin curiga dan terus menanyakan ke pelaku guna memastikan bahwa bungkusan besar itu bukan jasad.

"Dia (pelaku) selalu menjawab dalam bungkusan itu besi dan baju-baju. Saya masih curiga dan terus menanyakan ke dia bahkan saya sampai meminta dia buka bungkusan itu. Tapi, dia ketakutan dan menolaknya," ucapnya.

Tegar semakin merasa curiga dan yakin bahwa dus besar itu adalah jasad.

Dia pun akhirnya memilih untuk membelokkan mobilnya ke Jalan Terusan Suryani sebelum dekat dengan traffic light Pasir Koja.

"Saya pun coba minta dia turun sebelum lampu merah Pasir Koja karena jalannya juga agak padat."

"Saya belokkan mobil ke Jalan Terusan Suryani, karena melihat banyak orang dan saya di sana teriak-teriak ke pelaku untuk turunkan dus besar itu. Sedangkan saya duduk bareng warga saja," katanya.

Si pelaku, lanjut Tegar, terlihat menurunkan dus berisi jasad itu sendirian dan kemudian Tegar menjauhkan mobilnya dari TKP sampai melihat ada petugas satpam di sekitar lokasi, guna meminta bantuan menghubungi kepolisian.

"Saya katakan ke satpam, pak tolong hubungi polisi, sepertinya orang itu membawa mayat. Si pelaku sempat mengelak bukan dia pelakunya."

"Saya pun kembali lagi ke wilayah Halte (Dunguscariang) dan katakan ke orang-orang di sana, kalau orang yang tadi membawa dus besar itu membawa mayat," ujarnya 

Pelaku dinilai Tegar merasa ketakutan setelah dia selalu menanyakan isi dus berukuran besar sepanjang jalan menuju Kopo wilayah Caringin yang biasa banyak travel.

"Si pelaku memesan itu inginnya diantar ke wilayah Kopo, Caringin. Tapi, saya merasa curiga terus karena bau yang menyengat sekali hingga memaksa si pelaku turunkan barang itu," katanya

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi, mengonfirmasi bahwa tersangka diamankan di tengah pelariannya menuju Pulau Sumatra.

"Alhamdulillah, tersangka dapat kami amankan kurang dari 6 jam saat perjalanan menuju Kota Palembang," ujar Dedi Supriyadi

Saat ini, pelaku sedang menjalani pemeriksaan maraton oleh tim penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung.

"Untuk motif pastinya, akan kami sampaikan segera setelah pemeriksaan intensif terhadap pelaku selesai dilakukan," tegasnya.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.