Disorot Mahasiswa, Fachri Husni Alkatiri Bakal Benahi RSUD Bula dan Goran Riun
Mesya Marasabessy September 02, 2026 08:42 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, bakal menyiapkan anggaran lebih untuk membenahi fasilitas dan meningkatkan pelayanan rumah sakit di daerah tersebut.

Langkah ini disampaikan Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri menyusul sorotan mahasiswa yang terkait pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula dan Goran Riun.

Fachri mengatakan, pembenahan rumah sakit tidak cukup hanya dengan memastikan masyarakat mendapatkan jaminan pembiayaan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.

Menurutnya, kualitas pelayanan harus ditopang fasilitas yang memadai sehingga kebutuhan masyarakat dapat ditangani dengan baik.

"Jadi kita tidak cukup happy hanya dengan UHC Prioritas. Tapi fasilitas juga kita akan perhatikan," ujarnya saat menerima masa aksi di ruang kerjanya, Rabu (2/9/2026). 

Karena itu, kata Fachri, pihaknya akan mempertimbangkan penambahan anggaran untuk sektor kesehatan dalam pembahasan APBD Perubahan 2026.

Baca juga: Ganja Lolos dari Bandara Medan Tapi Terungkap di Ambon, Praktisi Hukum: Ada Oknum yang Bermain?

Baca juga: Mahasiswa Demo di Kantor Bupati Soroti Pelayanan RSUD Bula, Begini Penjelasan Pihak Rumah Sakit

Bahkan, ia menyebut alokasi anggaran untuk urusan kesehatan nantinya akan dibuat cukup signifikan karena sektor tersebut merupakan bagian dari pelayanan dasar.

"Di APBD perubahan nanti akan ada alokasi yang agak signifikan untuk urusan kesehatan sebagai bagian dari pelayanan dasar. Itu akan kita perhatikan," bebernya.

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian pihaknya adalah penambahan mobil ambulans untuk mendukung mobilitas pasien.

Fachri mengatakan, persoalan armada perlu dipikirkan kembali lantaran saat ini RSUD Bula hanya memiliki satu mobil ambulans untuk merujuk pasien.

"Kalau ada ruang, itu usulan yang bagus untuk kita perhatikan. Terutama untuk mengangkut pasien," jelasnya.

Selain pembenahan di RSUD Bula, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan pelayanan di Rumah Sakit Goran Riun.

Fachri mengungkapkan, apabila tidak ada kendala, RS Goran Riu akan resmi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan mulai 1 November 2026.

"Insya Allah mudah-mudahan tidak ada halangan, per 1 November itu sudah resmi kerja sama antara Goran Riu dan BPJS," ungkap Fachri.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas pelayanan kesehatan yang bisa diterima masyarakat tanpa harus selalu dirujuk atau datang ke Bula.

Apalagi, sejumlah dokter ahli mulai disiapkan untuk memperkuat pelayanan di rumah sakit tersebut.

Fachri menyebut pelayanan medis seperti operasi diharapkan sudah dapat dilakukan di RS Goran Riu setelah dukungan tenaga dokter dan kerja sama BPJS berjalan.

"Beberapa dokter ahli sudah mulai kita siapkan ke sana. Itu artinya mungkin keperluan pelayanan seperti operasi dan lain-lain, mudah-mudahan sudah bisa ditangani di Goran Riu," katanya.

Dengan penguatan pelayanan di dua rumah sakit tersebut, Fachri berharap kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dapat semakin dekat dan mudah dijangkau.

Ia menegaskan, pencapaian UHC Prioritas yang telah diraih SBT harus dibarengi dengan peningkatan kualitas fasilitas kesehatan.

"UHC Prioritas itu bagian dari bukti bahwa pemerintah daerah memang betul-betul ingin melayani masyarakat secara baik. Sebisa mungkin gratis," tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.