Dorong Konsep Waste to Energy, Mahasiswa ULM Kembangkan VERIGRID Ubah Limbah Jadi Nilai Ekonomi
Ratino Taufik September 02, 2026 09:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengolahan sampah dan limbah menjadi sumber energi terbarukan dilakukan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Muhammad Akmal Firdaus sebagai upaya menghadapi krisis lingkungan.

Melalui inovasi startup bertajuk VERIGRID, Akmal mengusung konsep waste to energy yang mengonversi limbah menjadi energi terbarukan yang memiliki kepastian nilai ekonomi.

​Akmal menjelaskan, gagasan ini lahir dari permasalahan pengelolaan sampah masyarakat yang selama ini sering kali terbuang tanpa pengolahan yang jelas. 

Melalui VERIGRID, limbah diolah kembali hingga menghasilkan bentuk energi terbarukan, salah satunya berupa produk energi cair.

Guna menjamin mutu energi hasil olahan limbah tersebut, VERIGRID menyediakan alat penguji khusus. Alat ini bekerja mengukur standar mutu serta spesifikasi kandungan energi yang dihasilkan dari limbah secara presisi.

​"Cairan ini kita tidak tahu kualitasnya seperti apa. Nah, VERIGRID punya satu tools di mana energinya bisa kita tester. Ketika ditester, mirip termometer, keluar hasilnya berapa kandungannya dan sebagainya," terangnya, dalam program Young Chat, Rabu (2/9/2026).

Baca juga: Ancaman Kekeringan Mulai Dirasakan Warga di Bayur Balangan, Menyusul Sungai yang Mengering

​Dituturkannya, data hasil pengujian kualitas selanjutnya dikonversi menjadi instrumen kontrak hukum bernilai ekonomi. 

Kontrak bernilai tersebut kemudian dapat diperjualbelikan secara sah kepada para pembeli siaga (offtaker) maupun pelaku usaha di bidang energi.

Akmal mengungkapkan, sekitar 60 persen aktivitas pengolahan limbah saat ini didominasi oleh pelaku usaha di sektor informal.

​Menurutnya, potensi besar pengolahan limbah kerap terhambat masalah permodalan dan ekspansi bisnis akibat keterbatasan akses perbankan. 

Melalui inovasi platform VERIGRID, para pengolah limbah dibantu untuk membukukan rekam jejak atau portofolio usaha yang tervalidasi secara hukum dan ekonomi.

​Portofolio tersebut nantinya menjadi landasan serta bukti kelayakan usaha bagi para pengusaha lokal saat mengajukan pembiayaan permodalan ke perbankan.

​Ia menekankan pentingnya intervensi dan integrasi ekosistem agar pengolahan limbah tidak berhenti pada tahap pembuangan semata. 

Tanpa dukungan sistem yang terhubung dari hilir ke hulu, potensi ekonomi dari sampah tidak akan pernah terserap maksimal.

​"Kalau misalkan negara tidak ikut campur untuk menggaet 60 persen ini, mau sampai kapan sampah kita hanya menjadi sampah? Ekosistemnya itu saling terintegrasi, dari limbah yang diolah bisa menjadi nilai ekonomi, sampai ekspansi bisnisnya bisa dimodali sama perbankan," paparnya.

​Ia mengataka penyaluran kredit dari perbankan terikat oleh aturan ketat Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Lembaga keuangan memerlukan portofolio yang jelas sebelum memberikan kucuran dana kepada pengusaha pengolah limbah. Peran VERIGRID hadir untuk menjembatani kebutuhan administratif dan validasi tersebut.

​Sementara itu, Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (Aspebindo) Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan komitmennya, untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda daerah yang memiliki ide dan gagasan inovatif.

​Ketua Umum Aspebindo Kalsel, Aji Mashudi menyampaikan, pihaknya berupaya memfasilitasi berbagai gagasan kreatif anak muda lokal agar mampu berkontribusi nyata sekaligus membawa nama harum daerah.

​"Kami siap untuk mendorong, memfasilitasi, dan mengharumkan nama Kalimantan Selatan. Suatu kebanggaan untuk kita sebagai warga Kalimantan Selatan memiliki ide dan gagasan seperti VERIGRID ini," ujar Aji.

Melihat pentingnya wadah bagi para pelaku dan pemuda di sektor energi, Aji bersama rekan-rekan pengurus serta arahan dari dewan pembina, penasihat, dan dewan pakar berinisiatif mengaktifkan kembali struktur kepengurusan Aspebindo Kalsel. 

Langkah ini diharapkannya, dapat memperkuat peran asosiasi dalam mendukung pemuda serta mengawal iklim industri energi, mineral, dan batubara di Banua. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.