TRIBUNNEWS.COM - Penyerang asal Argentina, Julian Alvarez, membuat keputusan penting di akhir-akhir bursa transfer pemain musim ini.
Ia memilih untuk tetap bertahan membela Atletico Madrid untuk musim 2026/2027.
Hal ini seolah menjadi sesuatu yang bertolak belakang dengan sikap Julian Alvarez selama mayoritas periode bursa transfer lalu.
Kala itu ia ngotot ingin hengkang dari Atletico Madrid menuju tim lain.
Saat itu Alvarez tak kekurangan peminat lantaran ada banyak klub yang menginginkan jasanya.
Mulai dari Barcelona hingga Arsenal menanyakan kesediaan pemain berusia 26 tahun tersebut.
Menurut jurnalis Spanyol, Belen Boli, Alvarez berlapang dada untuk tetap bersama Atletico Madrid dan tampil sebagaimana biasanya.
Keputusan itu ditunjukan dengan komitmen tinggi sang pemain untuk langsung berlatih bersama skuad Los Colchoneros.
Ia mengikuti latihan sebagaimana yang biasa dilakukan para pemain lainnya.
Bahkan, Alvarez tak langsung pulang atau menyelesaikan sesinya ketika latihan tim berakhir.
Baca juga: Bahkan untuk Menatap Mata Julian Alvarez, Diego Simeone pun Tak Sudi
Dirinya melanjutkan sesi latihan mandiri dengan ditemani beberapa staf tim.
Julian Alvarez bertekad mengejar untuk segera kembali bugar dan tampil lagi untuk Atletico Madrid.
Sesi latihan mandiri Alvarez itu mendapatkan banyak arahan dari Asisten Pelatih Luis Pinedo.
Tugas Alvarez tak hanya soal memulihkan kondisi kebugarannya yang menurun lantaran tak bermain penuh di beberapa laga awal Atletico Madrid.
Ia juga harus bisa merebut lagi simpati dan cinta dari para penggemar Los Colchoneros.
Pasalnya ia sempat menjadi sasaran cemooh dari penggemar Atletico Madrid saat menjalani laga kandang saat melawan Malaga.
Para penggemar sempat menyanyikan chant hinaan kepada Alvarez berupa kata-kata kasar.
"Julian Alvarez, dasar tidak berguna," sekiranya bunyi chant tersebut.
Chant tersebut diulang beberapa kali oleh penggemar di beberapa bagian pertandingan berbeda.
Sikap yang ditunjukan Atletico Madrid, terutama sang CEO, membuat pihak Alvarez gerah.
Agen Alvarez, Fernando Hidalgo, bahkan menyebut Gil Marin adalah seorang pembohong.
"Jangan pernah tanyakan sesuatu kepada seorang pembohong. Dia akan berbohong lagi untuk menjelaskan kebohongannya itu," kata Hidalgo lewat unggahan di Instagram Stories.
Terlepas dari itu, absennya Alvarez di laga melawan Malaga memang pantas menjadi tanda tanya.
Pasalnya Atletico Madrid juga sudah menurunkan pemain yang pada Piala Dunia lalu tampil hingga babak final.
Pemain seperti Alex Baena, Marcos Llorente, dan Giuliano Simeone semua mendapatkan menit bermain di pertandingan ini.
Mereka masuk di babak kedua, sekitar menit ke-46 dan ke-57.
Sedangkan Julian Alvarez sama sekali tak menampakan diri di pertandingan ini.
Bahkan namanya tak ada di daftar pemain cadangan Atletico Madrid.
Hal itu seperti menguatkan indikasi dirinya sudah benar-benar tak mau bermain bagi Los Cholconeros.
Ditambah lagi dalam foto resmi klub untuk musim 2026/2027, Julian Alvarez tampil menggunakan jersey Atletico Madrid dengan wajah murung.
Padahal di dua foto resmi berbeda, Alvarez selalu tersenyum semringah setiap kali berfoto.
(Tribunnews.com/Guruh)