Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, mengajak Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan dan Ketua DPRA Zulfadhli alias Abang Samalanga memperkuat mitigasi bencana menyusul potensi peningkatan curah hujan di Tanah Rencong.
“Kondisi tersebut (potensi peningkatan curah hujan) perlu menjadi perhatian bersama karena dapat meningkatkan risiko terjadinya banjir, longsor, dan bencana lainnya di sejumlah wilayah,” kata Mualem.
Hal itu disampaikan Mualem dalam pertemuan bersama Kapolda Aceh dan Ketua DPRA di ruang kerja Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (2/9/2026) sore. Pertemuan tersebut turut membahas kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya.
Menurut Mualem, potensi peningkatan curah hujan harus menjadi perhatian serius seluruh jajaran pemerintah dan unsur terkait.
Baca juga: Musrenbang 2027, Mualem Fokus Berantas Kemiskinan dan Mitigasi Bencana
Langkah pencegahan dan mitigasi perlu dilakukan sejak dini untuk menekan risiko bencana dan korban di tengah masyarakat.
Apalagi, BMKG mencantumkan Aceh sebagai wilayah dengan potensi hujan berstatus waspada.
“Informasi mengenai potensi peningkatan curah hujan harus menjadi perhatian serius bagi seluruh jajaran pemerintah dan unsur terkait,”ujar Mualem.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan langkah pencegahan dan mitigasi sedini mungkin agar risiko bencana dan korban di tengah masyarakat dapat kita tekan,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Mualem juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antara Pemerintah Aceh, Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah kabupaten/kota, dan instansi terkait.
Sinergi tersebut diperlukan untuk memastikan kesiapan serta mempercepat respons apabila bencana terjadi.
Diketahui, pertemuan itu turut dihadiri Plt Sekda Aceh Taufik, Sekretaris Fraksi Partai Aceh (PA) DPR Hendri Muliana, dan Dirintelkam Polda Aceh Kombes Pol Said Anna Fauza.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Landa Gayo Lues, Pemerintah Fokus Mitigasi Bencana
Baca juga: Kolaborasi Pakar FKIP Universitas Terbuka, Perkuat Mitigasi Bencana dan Sanitasi di Desa Sekumur