Kantor Taman Nasional Meru Betiri Jember Kebakaran, Tim Inafis Olah TKP dan Pasang Garis Polisi
Thoriq September 02, 2026 11:34 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, JEMBER -  Tim Inafis Polres Jember melakukan olah TKP di lokasi kebakaran Kantor Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) Jember, Selasa (1/9/2026).

Dari pantauan Tribun Jatim Network, olah TKP dimulai dari lokasi awal munculnya titik api di area belakang gedung sisi selatan, sekitar Pukul 10.00 Wib.

Garis polisi juga telah dipasang di lokasi terdampak kebakaran, mulai dari garasi selatan, sampai ke ruangan perlengkapan, keuangan, dan staf.

Karenanya, lokasi tersebut tidak bisa dimasuki oleh pegawai Kantor TNMB.

Plafon ruangan yang terdampak kebakaran juga berlubang, dan rusak. Banyak barang berserakan di dalam ruangan.

Sedangkan bangunan gudang tempat penyimpanan barang ambruk. Lokasi ini ditengarai menjadi lokasi titik awal api.

Pegawai Tetap Masuk

Kepala Kantor TNMB Wiwid Widodo mengatakan meski ada olah TKP dari Tim Inafis Polres Jember, pegawai tetap masuk kerja.

"Tetap masuk, namun hanya satu sisi gedung yang kami pakai," ujar Wiwid kepada Tribun Jatim Network, Selasa (1/9/2026).

Tetapi pekerjaan tidak bisa dilakukan secara maksimal. Sebab aliran listrik di Kantor TNMB masih dipadamkan oleh PLN, yang akhirnya berdampak pada koneksi internet juga.

Hal ini menyebabkan gangguan pada layanan pemesanan tiket wisata ke kawasan TNMB secara online. Sebab untuk masuk ke kawasan wisata TNMB baik lewat Tempurejo Jember, maupun Sarongan Pesanggaran Banyuwangi bisa dilakukan secara online.

"Selain itu juga ada kendala penerbitan izin untuk riset. Jadi hari ini memang ada gangguan untuk pelayanan," imbuh Wiwid.

Pihak Kantor TNMB menunggu izin dari kepolisian untuk memasuki area yang masih dipasangi garis polisi.

Jika garis polisi dilepas, langkah selanjutnya akan dilakukan pembersihan, termasuk pengecekan instalasi jaringan listrik oleh pihak PLN.

Ketika ditanya tentang kerugian akibat kebakaran, Wiwid menyebut belum bisa menaksirnya.

"Kalau kepastian jumlah kerugian masih belum bisa kami taksir, karena belum dihitung. Namun taksiran sementara untuk kerusakan gedung saja lebih dari Rp 100juta," imbuhnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.