TRIBUNGORONTALO.COM – Penambahan satu unit mobil pemadam kebakaran menjadi angin segar bagi Damkar Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Namun, kebutuhan Damkar ternyata bukan hanya soal tambahan armada.
Di tengah sejumlah kejadian kebakaran yang kembali terjadi di Kota Gorontalo, masih ada sejumlah sarana dan prasarana yang perlu mendapat perhatian pemerintah.
Kepala Seksi (Kasi) Damkar Kota Gorontalo, Mohamad Lutfie, mengatakan pihaknya mengapresiasi penambahan satu unit mobil pemadam kebakaran oleh Pemerintah Kota Gorontalo.
"Kami sangat berterima kasih ke Bapak Wali Kota sudah memberikan tambahan satu unit mobil pemadam kebakaran yang mana sangat membantu kekurangan armada selama ini," ujar Lutfie saat dihubungi Tribungorontalo.com via Whatsaap pukul 16:30 Wita.
Mobil baru tersebut merupakan Damkar tipe water supply dengan kapasitas tangki mencapai 4.000 liter.
Nilai pagu pengadaan mobil tersebut mencapai Rp1,6 miliar.
Kehadiran kendaraan tersebut diharapkan bisa memperkuat petugas ketika melakukan pemadaman, terutama saat membutuhkan suplai air dalam jumlah besar.
Namun, Lutfie menyebut masih ada sejumlah kebutuhan lain yang diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah.
Kebutuhan itu mulai dari peralatan pemadaman seperti selang dan nozzle, hingga peralatan penyelamatan atau rescue.
Peralatan rescue tersebut dibutuhkan untuk mendukung penanganan berbagai kondisi darurat, baik human rescue maupun animal rescue.
Selain itu, perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas pemadam juga menjadi kebutuhan penting.
APD dibutuhkan untuk melindungi petugas ketika harus berhadapan langsung dengan api, panas, asap, maupun kondisi berbahaya lainnya di lokasi kejadian.
Tak hanya peralatan, Damkar Kota Gorontalo juga masih membutuhkan penambahan personel pemadam kebakaran.
Menurut Lutfie, kebutuhan sumber daya manusia tersebut penting untuk mendukung pelayanan pemadaman dan penyelamatan kepada masyarakat. Termasuk kebutuhan kendaraan operasional nonkebakaran untuk menunjang tugas petugas di lapangan.
"Harapan kami kekurangan sarana prasarana dan sumber daya Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dapat menjadi perhatian untuk lebih ditingkatkan lagi," kata Lutfie.
Kebutuhan tersebut menjadi semakin penting di tengah ancaman kebakaran yang masih terjadi di Kota Gorontalo.
Pemerintah Kota Gorontalo sebelumnya telah mengambil langkah dengan menambah satu unit armada Damkar.
Baca juga: Pemkab Gorontalo Gelar Bimtek Literasi Informasi, Perkuat Kompetensi Pustakawan-Guru di Era Digital
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, menyebut kendaraan tersebut dibeli menggunakan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang salah satu sumbernya berasal dari pajak masyarakat.
Adhan mengatakan pembelian armada tersebut merupakan bentuk pemanfaatan PAD untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
"Kita baru saja membeli satu unit mobil pemadam kebakaran. Harganya sekitar satu miliar rupiah," ujar Adhan.
Menurut Adhan, anggaran pembelian armada tersebut tidak berasal dari dana transfer pemerintah pusat.
Melainkan menggunakan PAD yang salah satu sumbernya berasal dari pajak masyarakat.
"Artinya hadirnya unit pemadam kebakaran ini tidak lepas dari peran masyarakat," katanya.
Penambahan satu armada tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kemampuan Damkar Kota Gorontalo.
Namun, kebutuhan di lapangan menunjukkan bahwa penguatan Damkar tidak cukup hanya dengan menambah kendaraan.
Selang, nozzle, perlengkapan rescue, APD, personel hingga kendaraan operasional juga menjadi bagian dari kebutuhan yang perlu dipenuhi.
Sebelumnya, DPRD Kota Gorontalo juga telah menyoroti keterbatasan sarana dan prasarana Damkar.
Dalam pembahasan LKPJ 2025, DPRD menyoroti masih adanya armada yang rusak dan sarana-prasarana yang terbatas.
DPRD kemudian merekomendasikan perbaikan kendaraan yang rusak serta penambahan armada, khususnya mobil suplai air.Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan Damkar perlu dilakukan secara menyeluruh.
Bukan hanya memperbanyak armada, tetapi juga memastikan petugas memiliki perlengkapan yang memadai dan jumlah personel yang cukup ketika sewaktu-waktu harus menghadapi kebakaran.
Apalagi, dalam situasi kebakaran, setiap menit sangat berarti.
Petugas membutuhkan kendaraan yang siap bergerak, air yang cukup, selang dan nozzle yang berfungsi, perlengkapan rescue, serta APD yang dapat melindungi mereka saat menjalankan tugas.
Dengan begitu, penanganan kebakaran di Kota Gorontalo tidak hanya cepat, tetapi juga aman bagi petugas dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan. (*)