13 Truk Trailer Ludes Terbakar di Area Cargo PT Silog Tuban, Damkar Terkendala Angin Kencang
Sarah Elnyora Rumaropen September 03, 2026 12:00 AM

Laporan Reporter SURYAMALANG.COM, Muhammad Nurkholis

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Area Cargo Jati PT Silog di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur dilanda kebakaran hebat yang melahap sekitar 13 unit truk trailer dan tumpukan palet kayu, Rabu (2/9/2026) siang.

Petugas Damkar Satpol PP Tuban menerjunkan personel gabungan dari Pos Mako dan Pos Bancar untuk menjinakkan si jago merah yang cepat membesar.

Beruntung, musibah yang melanda gudang penyimpanan armada tersebut dipastikan tidak memakan korban jiwa.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, Sutaji, mengonfirmasi pihak pemadam menerima laporan insiden tersebut sekitar pukul 14.22 WIB. 

Baca juga: Habitat Satwa Semeru Terdampak Kebakaran: Tengkorak Kijang Ditemukan dan Macan Tutul Bermigrasi

"Begitu mendapat laporan, kami langsung mengerahkan personel dari Pos Mako dan Pos Bancar. Kami juga meminta bantuan perusahaan terdekat bersama Forkopimka untuk melakukan pemadaman," ujar Sutaji saat ditemui di lokasi kejadian.

Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa naas tersebut.

Bakar 13 Truk dan Palet Kayu

Berdasarkan data awal yang dihimpun oleh tim Damkar Tuban di lokasi, kobaran api menyebar sangat cepat lantaran banyaknya material yang mudah terbakar.

Tercatat sekitar 13 unit truk trailer beserta ribuan tumpukan palet kayu habis dilalap api.

"Informasi dari pemilik ada sekitar 13 truk, kemudian palet-palet kayu juga terbakar," terang Sutaji.

Sutaji menjelaskan, proses pemadaman hingga pembasahan total memakan waktu sekitar dua jam.

Baca juga: Kebakaran Lereng Gunung Semeru di Lumajang, Polisi Belum Ditemukan Dugaan Tindak Pidana Pembakaran

Tim gabungan sempat mengalami kendala teknis di lapangan akibat cuaca dan embusan angin kencang di sekitar lokasi kargo.

Hingga operasional pemadaman dinyatakan selesai, pihak berwenang bersama kepolisian setempat masih menyelidiki pemicu utama kebakaran.

Jumlah kerugian materiil juga masih dalam tahap pendataan.

"Untuk dugaan penyebab masih belum bisa dipastikan. Soal kerugian nanti akan dikoordinasikan dengan pihak pemilik," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.