Perbanas OJK Bekali Ribuan Mahasiswa Unklab Manado dengan Cerdas Keuangan dan Keamanan Digital
Chintya Rantung September 03, 2026 12:50 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ribuan mahasiswa Universitas Klabat (Unklab) Manado antusias mengikuti Literasi Keuangan yang digagas Perhimpunan Perbankan Nasional (Perbanas), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Unklab.

Edukasi cerdas keuangan yang melibatkan sedikitnya 1400 mahasiswa dan siswa SMA Unklab ini dipusatkan di Pioneer Chapel Unklab, Airmadidi, Kamis 3 September 2026.

Kampus Universitas Klabat Manado berada di Jalan Arnold Mononutu, Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi, Minahasa Utara. 

Kampus ini berjarak sekitar 30 km dari Kota Manado. Universitas Klabat dapat ditempuh sekitar 45 menit dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.

Wakil Bendahara Umum Perbanas, Dio Alexander Samsuri mengungkapkan literasi ini dilatarbelakangi pesatnya perkembangan teknologi digital yang juga menyasar sektor keuangan.

Di sisi lain, ada tantangan yakni ancaman investasi bodong, penipuan online, judi online dan pinjol ilegal, dan lain-lain.
 
Mengacu tema: Smart Money, Safe  Digital: Menjadi Mahasiswa Cerdas Finansial di Era Digital, Perbanas bertujuan mewujudkan generasi muda--khususnya mahasiswa--yang paham teknologi digital sekaligus bijak mengelola keuangan dan bisa memitigasi risiko.

"Edukasi ini sebagai wujud kepedulian Komite Masyarakat Perbankan Peduli atau KMPP Perbanas untuk mewujudkan generasi muda unggul," kata Direktur Bank HSBC ini. 

Secara khusus, KMPP Perbanas memberi perhatian terhadap keamanan digital masyarakat termasuk anak muda. "Ini seiring meningkatnya ancaman kejahatan keuangan digital yang juga menyasar sektor keuangan," kata Dio.

Kepala OJK Sulutgo, Robert HP Sianipar menjelaskan dinamika perkembangan teknologi memiliki dua sisi. Di satu sisi membawa kemudahan dan di sisi lain membawa risiko atau ancaman.

Kata Robert, anak muda sangat rentan jadi korban kejahatan digital karena pola pikir yang terbuka sekaligus gaya hidup yang tak bisa lepas dari gadget.

"Karena itu menjadi penting bagaimana meningkatkan kecerdasan keuangan dan keamanan digital. Adik-adik harus bisa memanfaatkan berbagai kemudahan IT sekaligus mampu memitigasi risikonya," jelas Robert.

Katanya, mahasiswa harus menjaga kerahasiaan data pribadi. Baik data kependudukan, data diri maupun data yang berkaitan dengan akun keuangan seperti user nama ibu kandung, user name, password, PIN maupun OTP.

Selanjutnya, para narasumber secara bergantian memberikan materi. Mulai dari Direktur Human Capital PT Pegadaian (Persero), Tribuana Tunggadewi yang membawakan topik: Investasi Emas di Era Digital.

Selanjutnya, Kasubdit 4 Subdit 3 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Jhehan  Septiano memberikan materi Cybert Smart: Lindungi Data Pribadi dan Waspada Kejahatan Siber dan Executive VP Corporate Strategy and Planning BCA, Jayaprawirya Diah membawakan materi Future Ready in the Chahing World.

Apresiasi Unklab 

Wakil Rektor Unklab, Prof Ronny Walean PhD mengungkapkan apresiasi kepada KMMP Perbanas dan OJK.

Katanya, literasi keuangan sangat tepat dan praktis karena tantangan besar bagi mahasiswa di era digital.

"Ilmu yang diberikan sangat relevan di era digital. Transaksi keuangan bisa kapan saja di mana saja tapi teknologi digital juga menghasilkan risiko yang tidak sedikit," jelas sang guru besar.(ndo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.