Cerita Dishub Tak Bisa Derek BMW X5 di Kuningan
Winda Nelfira September 03, 2026 07:30 PM

Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan menjelaskan alasan BMW X5 yang mogok di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, tidak dapat langsung dievakuasi menggunakan kendaraan derek Dishub.

Kepala Sudinhub Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan kendaraan tersebut mengalami mati total. Kondisi itu membuat mobil tidak dapat didorong sedikit pun sehingga menyulitkan proses penderekan.

“Iya tidak bisa diderek pakai derek Dishub karena sama sekali mati total tidak bisa di dorong sedikitpun kendaraannya, mungkin karena mobil mewah,” kata Bernad saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026).

Menurut Bernad, proses evakuasi BMW X5 tersebut akhirnya harus menunggu teknisi dan kendaraan towing dari bengkel resmi.

“Lama itu (proses evakuasinya) infonya berjam-jam karena menunggu teknisi dan towing dari bengkel resminya,” ujarnya.

Selama kendaraan masih berada di jalan, petugas Sudinhub Jakarta Selatan tetap melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Berdasarkan catatan kegiatan Sudinhub Jakarta Selatan, petugas dari unsur Setiabudi melakukan pengaturan lalu lintas kendaraan roda empat di Jalan Dr Satrio arah timur yang terdampak mobil mogok tersebut.

 

Sempat Viral di Media Sosial

BMW X5 tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah video antrean kendaraan akibat kemacetan di Jalan Prof. Dr. Satrio, Kuningan, beredar di media sosial pada Rabu (2/9/2026).

Salah satu pengguna Threads, @ayyadiandra, mengunggah situasi kemacetan yang dialaminya akibat mobil tersebut.

"Penasaran bgt ini mobil siapa ya mogok di kuningan dpn dbs tower & ditinggalin/gaada org di dalemnya. bikin stuck 40 mnt dari mrt benhil pdhl biasanya ke kantor cuma 8-10 menit," tulis akun Threads @ayyadiandra seperti dikutip Kamis (3/9/2026).

Unggahan tersebut kemudian mendapat respons dari pemilik BMW X5. Melalui akun Threads @yoalndasanjaya, Yola mengakui mobil yang mogok itu miliknya.

"Halo kak saya Yola Itu mobil saya Tadi mau ke RS Siloam Tiba2 mobilnya mati total, towing dishub sudah datang tapi mobilnya gak bisa digerakin sama sekali, harus menunggu teknisi khusus BMW, towing mereka baru datang sekitar 3 jaman, maaf ya jadi bikin macet dan ganggu aktivitas di pagi hari," tulisnya.

Unggahan Yola menuai beragam komentar. Sejumlah warganet memuji sikapnya yang berani tampil dan menyampaikan permintaan maaf.

"Anda orang hebat. Lebih milih minta maaf dari pada belaga gaktahu. RESPECT," tulis akun Threads @erwinwijaya2809.

"Saya sampai telat ngantor kak, ampun itu stress banget. Sopir saya yang biasa sabar sampai ngoceh hahaha. Beruntung saja saya head diperusahaan, jadinya yang telat kemarin semua saya kasih dispensasi. Setidaknya kamu gentle dan minta maaf. Reapect," tulis akun Threads @iyannn.nn.n.

Namun, tak sedikit pula yang mengkritik kejadian tersebut karena mobil dalam kondisi mati total dan tidak dapat didorong.

"Yola jual mobil mu ganti avanza manual jadi kalo mogok bisa di dorong, karna mobil mu gak bisa di dorong jadi bikin macet jalan tadi pagi," tulis akun Threads @nitibaskara.

Liputan6.com telah mencoba mengonfirmasi Yola untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan.

 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.