Pemkab Karawang Target Bangun 3 Sekolah Baru pada 2027, Anggaran Rp3,8 Miliar per Titik
Dwi Rizki September 03, 2026 08:20 PM

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang menargetkan membangun tiga Unit Sekolah Baru (USB) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai 2027.

Satu SD Negeri baru akan dibangun di Dawuan, Kecamatan Cikampek dan dua SMP Negeri baru akan dibangun di Kecamatan Telukjambe Timur dan Purwasari.

Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan, mengungkapkan pembangunan USB itu dilakukan karena jumlah penduduk meningkat di wilayah tersebut.

Lalu, adanya di ketimpangan antara jumlah lulusan SD dan ketersediaan daya tampung SMP negeri di wilayah tersebut.

"Kalau USB SDN di Dawuan itu dibangun karena jumlah anak mau ke SD banyak. Kita mau meningkatkan bangunannya tapi lahan terbatas, jadi kita pilih bangun di lokasi baru," kata Wawan saat diwawancara pada Kamis (3/9/2026).

Sementara, dua USB SMPN dibangun karena tidak seimbang lulusan SD dengan ketersediaan SMP Negeri. Jadi masyarakat selama ini sangat bergantung pada sekolah swasta," kata Wawan.

Baca juga: Semangat Gotong Royong, DWP Kemendagri Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Target pembangunan dimulai pada 2027, Disdikbud menyebut lahan yang akan dibangun berstatus fasos/fasum atau hibah dengan luas minimal 5.000 meter persegi untuk SMP, dan 2.000 meter persegi jika diperuntukkan bagi SD.

Hingga saat ini, kata dia, baru wilayah Dawuan yang telah memastikan kesiapan lahan.

Sementara dua USB SMPN belum ada kesiapan lahan. Sehingga, dirinya terus berkoordinasi dengan camat dan kepala desa di dua wilayah tersebut untuk segera membereskan persoalan lahan pada tahun ini agar proses lelang dapat berjalan sesuai rencana.

“Makanya kami minta ke Camat atau kades soal lahannya agar tahun ini beres. Dari 3 yang diajukan, Dawuan udah diserahin tanahnya, sementara yang dua belum,” jelasnya.

Adapun anggaran untuk pembangunan sekolah baru ini mencapai Rp 3,8 miliar per satu titik pembangunan USB. (MAZ) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.