TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jumlah Orang dengan HIV (ODHIV) di Provinsi Riau mencatatkan angka kumulatif yang cukup memprihatinkan.
Hingga Juni 2026, total sebaran kasus HIV/AIDS di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau telah menembus angka 11.784 kasus.
Berdasarkan data Sistem Informasi HIV/AIDS (SIHA) Kementerian Kesehatan, Kota Pekanbaru menempati urutan pertama dengan penyumbang kasus terbanyak di Riau.
Kota Ibu Kota Provinsi Riau ini mencatatkan sebanyak 6.855 kasus, atau lebih dari setengah total keseluruhan kasus yang ada di Provinsi Riau.
Posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Bengkalis dengan total 980 kasus, disusul oleh Kota Dumai di peringkat ketiga dengan 883 kasus.
Sementara itu, wilayah dengan catatan angka kumulatif kasus terendah di Riau berada di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dengan 105 kasus.
"Pekanbaru masih mendominasi kasus terbanyak HIV/AIDS di Riau, dengan penularan terbesar Lelaki Seks Lelaki (LSL),"ujar Penanggung jawab HIV dan Aids Dinas Kesehatan Provinsi Riau Egawati Kamis (3/9/2026).
Tingginya angka penemuan kasus di Kota Pekanbaru dan kota-kota besar lainnya tidak terlepas dari tingginya mobilitas penduduk dan tingginya penularan serta semakin gencar dan meluasnya skrining/tes HIV yang dilakukan oleh instansi kesehatan terkait.
Baca juga: Kasus HIV dan Aids di Riau Didominasi Laki Seks Laki, Pekanbaru 2.810 Orang
Berikut adalah rincian kumulatif jumlah Orang dengan HIV (ODHIV) di 12 Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau:
Total Kumulatif: 11.784 ODHIV
(Sumber Data: Dinkes Riau)
( Tribunpekanbaru.com / Nasuha )