TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (3/9/2026).
Saat petugas masih berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Setawar, Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat, titik api baru kembali muncul di wilayah Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat.
Kebakaran di Setawar, Desa Tanjung Irat, pertama kali dilaporkan sekira pukul 14.00 WIB.
Hingga sekira pukul 19.40 WIB, api masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
Pusat pemerintahan Kabupaten Lingga berada di Daik (Kecamatan Lingga), sementara Desa Marok Tua terletak di Kecamatan Singkep Barat.
Perjalanan dari Desa Marok Tua menuju pusat kabupaten memerlukan waktu tempuh sekitar 2 jam 17 menit dengan rute darat yang dikombinasikan dengan penyeberangan kapal feri (Roro/pompong) yang menghubungkan Pulau Singkep dan Pulau Lingga.
Sejumlah personel gabungan dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lingga, BPBD, TNI-Polri dan Satpol PP, masih berada di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api meluas.
Di tengah penanganan kebakaran tersebut, laporan mengenai titik api baru diterima dari wilayah Marok Tua.
Baca juga: Kebakaran Hutan di Setawar Lingga, Api Belum Padam Sejak Siang Hari
Kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan jalan menuju Langkap.
Komandan Koramil 04/Dabo, Kodim 0315/TPI, Kapten Arm Ismarli Koto, membenarkan adanya laporan tersebut.
Informasi awal diterima dari Babinsa yang bertugas di wilayah itu dan kemudian diteruskan kepada tim terkait.
"Kami mendapatkan laporan dari Babinsa yang bertugas di sana dan sudah kami teruskan ke tim," ujar Ismarli kepada TribunBatam.id.
Terpisah, Babinsa Koramil 04/Dabo, Serka P Simbolon, membenarkan adanya kebakaran di kawasan Marok Tua tersebut.
Menurutnya, titik api mulai terlihat sekira pukul 16.40 WIB dan hingga malam hari masih menyala.
Serka P Simbolon mengaku langsung bergeser ke lokasi setelah sebelumnya membantu pemantauan kebakaran di Tanjung Irat.
Sambil menunggu penanganan lebih lanjut, ia melakukan upaya pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya.
"Tadi saya dari Tanjung Irat langsung bergeser ke sini, kebakaran kedua di Marok Tua jalan mau ke Langkap," ungkapnya.
Ia menyebutkan, kondisi api masih perlu mendapat penanganan agar tidak menjalar ke area lainnya, terutama mengingat kebakaran di wilayah Tanjung Irat hingga kini juga masih dalam proses pemadaman.
Sementara itu, tim gabungan masih berjibaku menangani kobaran api di Setawar, Desa Tanjung Irat.
Petugas terus melakukan upaya pemadaman dan pengendalian agar kebakaran tidak semakin meluas.
Munculnya titik api baru di Marok Tua membuat penanganan karhutla di wilayah Singkep Barat kembali menjadi perhatian.
Terlebih petugas masih berupaya menuntaskan kebakaran di lokasi sebelumnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)