Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Generasi Muda yang Unggul, Berkarakter, Berintegritas, dan Berdaya Saing.”
SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Universitas Jabal Ghafur (UNIGHA) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Leuguna, Gle Gapui, Pidie, Kamis (3/9/2026).
Hal ini sebagai momentum awal bagi mahasiswa baru mengenal lingkungan perguruan tinggi sekaligus membangun karakter, integritas, wawasan kebangsaan, dan semangat meraih masa depan.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Generasi Muda yang Unggul, Berkarakter, Berintegritas, dan Berdaya Saing.”
Sejumlah pemateri hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Dr Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., serta H Samhudi, S.Si., dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie.
Baca juga: Unigha -Kanwil DJPb Aceh Teken MoU, Jadi PTS Pertama
Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan shalawat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Aceh, serta Hymne Universitas Jabal Ghafur.
Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Rektor Universitas Jabal Ghafur dan Ketua Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur.
Rektor Universitas Jabal Ghafur, Dr Heri Fajri, M.Pd., dalam sambutannya memotivasi mahasiswa baru agar menjadikan awal perkuliahan sebagai momentum untuk menentukan arah masa depan.
Ia mengajak mahasiswa agar tidak membatasi cita-cita dan berani bermimpi besar.
Menurutnya, menjadi mahasiswa merupakan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, membangun jaringan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Baca juga: Unigha dan INAR Terima Calon Mahasiswa Baru, Ini Sejumlah Prodi Dibuka
Mahasiswa baru juga didorong memanfaatkan masa perkuliahan dengan sebaik-baiknya.
Tidak hanya mengejar prestasi akademik, mahasiswa juga diharapkan aktif mengembangkan kemampuan, kreativitas, kepemimpinan, kedisiplinan dan pengalaman organisasi.
“Beranilah bermimpi besar. Jangan membatasi masa depan hanya karena kita berasal dari daerah. Hari ini kalian adalah mahasiswa baru, tetapi beberapa tahun ke depan kalian bisa menjadi pendidik, pengusaha, profesional, aparatur negara bahkan pemimpin yang memberikan perubahan bagi masyarakat. Mulailah mimpi itu dari Universitas Jabal Ghafur,” pesan Heri.
Ia berharap mahasiswa mampu menjalani proses pendidikan dengan sungguh-sungguh serta menjadikan kampus sebagai tempat menempa kemampuan sekaligus membentuk karakter.
Ketua Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur, T Yasman Saputra, S.H., M.H., juga berpesan agar kesempatan menempuh pendidikan tinggi dimanfaatkan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas diri.
Yayasan, katanya, berkomitmen terus mendukung pengembangan Universitas Jabal Ghafur sebagai institusi pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas, berkarakter dan memiliki daya saing.
“Mahasiswa Universitas Jabal Ghafur tidak hanya mengejar gelar, tetapi benar-benar mempersiapkan diri menjadi generasi yang memiliki ilmu, karakter dan integritas.
Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik almamater, dan jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah, bangsa dan negara,” ujarnya.
Memasuki sesi materi, Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Dr Dedy Tabrani menyampaikan materi “Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.”
Materi tersebut memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai kedudukan mereka sebagai generasi penerus bangsa. Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, memahami jati diri bangsa, mencintai tanah air serta menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Mahasiswa juga diingatkan mengenai berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda, termasuk penyalahgunaan narkotika.
Sementara pada sesi kedua, mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai “Pengembangan Karakter Mahasiswa” yang disampaikan H Samhudi, S.Si., dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie.
Dalam materi tersebut, mahasiswa diarahkan membangun karakter yang mencerminkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, etika, kemampuan menghargai sesama serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Mahasiswa diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dan menunjukkan perilaku positif, baik selama berada di lingkungan kampus maupun ketika kembali ke masyarakat.
Selanjutnya, pada Sesi III, mahasiswa memperoleh materi “Sistem Pendidikan Tinggi di UNIGHA” yang disampaikan unsur akademik Universitas Jabal Ghafur.
Melalui materi tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan dengan sistem dan proses akademik di lingkungan universitas. Pemahaman sejak awal diharapkan membantu mahasiswa menjalani perkuliahan secara tertib, disiplin dan bertanggung jawab hingga menyelesaikan pendidikan.
Rangkaian PKKMB juga diisi materi dari Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Jabal Ghafur.
Materi yang disampaikan Umar Mahdi, S.H., M.H., tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman, nyaman, inklusif, saling menghormati, dan terbebas dari berbagai bentuk kekerasan.
Mahasiswa baru juga diberikan pemahaman mengenai pencegahan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, keberanian untuk tidak membiarkan tindakan yang merugikan orang lain, serta mekanisme penanganan dan pelaporan apabila menemukan atau mengalami kekerasan di lingkungan kampus.
Melalui pelaksanaan PKKMB Tahun Akademik 2026/2027, Universitas Jabal Ghafur berupaya memberikan fondasi awal yang kuat bagi mahasiswa sebelum memasuki proses perkuliahan.
UNIGHA bersama Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur berharap mahasiswa baru mampu menjadikan PKKMB sebagai titik awal untuk mengenali potensi diri, membangun karakter dan menentukan cita-cita yang ingin diwujudkan.
Dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter, integritas dan keberanian bermimpi, mahasiswa baru diharapkan kelak menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, Aceh dan Indonesia.