BANGKAPOS.COM – FIFA telah merilis jadwal dan daftar negara yang berlaga di turnamen anyar FIFA ASEAN Cup 2026.
Diproyeksi mulai 24 September hingga 6 Oktober 2026, matchday Skuad Garuda Timnas Indonesia dan tim lawan telah diumumkan.
Debut Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 akan dimulai di Jakarta dengan tiga pertandingan fase grup.
Skuad Garuda berada di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh, sehingga setiap pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi bagian dari penentuan langkah Indonesia menuju fase akhir turnamen.
FIFA telah menetapkan jadwal ketiga pertandingan tersebut sekaligus skenario pertandingan setelah fase grup.
Indonesia akan memainkan laga pertama pada 25 September, kemudian bertemu Malaysia tiga hari berselang sebelum menutup fase grup melawan Bangladesh pada 1 Oktober.
Baca juga: Pantangan Besar Skuad Garuda Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Dari hasil tiga pertandingan itu, posisi Indonesia di Grup A akan menentukan pertandingan berikutnya.
Juara grup mendapat tiket ke final, sedangkan runner-up harus menjalani perebutan tempat ketiga.
Seluruh pertandingan Indonesia pada fase grup dimainkan di SUGBK, Jakarta.
Jumat, 25 September 2026
Indonesia vs Singapura
Kick-off: 20.00 WIB
Venue: SUGBK, Jakarta
Senin, 28 September 2026
Indonesia vs Malaysia
Kick-off: 19.30 WIB
Venue: SUGBK, Jakarta
Kamis, 1 Oktober 2026
Indonesia vs Bangladesh
Kick-off: 19.30 WIB
Venue: SUGBK, Jakarta
FIFA juga telah menetapkan dua kemungkinan pertandingan pada 5 Oktober 2026.
Baca juga: Update Hasil Klasemen Piala Asia 2027 Usai Timnas U20 Indonesia Hempas Laos 3-0, Australia Tergeser
Penentunya adalah posisi Indonesia setelah seluruh pertandingan Grup A selesai.
Jika menjadi runner-up Grup A:
Runner-up Grup A vs runner-up Grup B
Senin, 5 Oktober 2026
Kick-off: 16.00 WIB
Venue: SUGBK, Jakarta
Jika menjadi juara Grup A:
Juara Grup A vs juara Grup B
Senin, 5 Oktober 2026
Kick-off: 20.00 WIB
Venue: SUGBK, Jakarta
Dengan demikian, tiga pertandingan grup menjadi jalur utama Indonesia untuk menentukan apakah akan berakhir di perebutan tempat ketiga atau bertanding untuk gelar juara.
Indonesia menempati Grup A bersama tiga negara lain:
Sementara Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.
FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Indonesia dan Hong Kong.
Baca juga: Peluang Misi Skuad Timnas Indonesia Masuk 100 Besar Dunia di FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia menjadi salah satu tuan rumah dengan SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, sebagai venue turnamen.
Namun, seluruh pertandingan Indonesia di fase grup dijadwalkan berlangsung di Jakarta.
Premier Division - Indonesia
Grup A
Indonesia (Ranking 118)
Malaysia (Ranking 135)
Singapura (Ranking 146)
Bangladesh (Ranking 181)
Grup B
Thailand (Ranking 93)
Vietnam (Ranking 98)
Filipina (Ranking 134)
Pakistan (Ranking 198)
Challenge Division - Hong Kong
Grup A
Hong Kong (Ranking 156)
Laos (Ranking 185)
Brunei Darussalam (Ranking 194)
Grup B
Myanmar (Ranking 158)
Kamboja (Ranking 175)
Timor Leste (Ranking 201)
*) Update Ranking FIFA Negara ASEAN per Kamis, 27 Agustus 2026 WIB.
Lantas siapa saja pemain timnas Indonesia yang akan diturunkan pada FIFA Asean Cup 2026.
Sejauh ini, skuad utama belum diumumkan.
Hanya saja sederet pemain telah dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC).
Mereka di antaranya adalah:
Kiper: Maarten Paes, Emil Audero, Cahya Supriyadi, Nadeo Arghawinata, Ernando Ari Sutaryadi.
Belakang: Jay Idzes, Elkan Baggott, Justin Hubner, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Rizky Ridho, Jordi Amat, Dean James, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, Eliano Reijnders, Nathan Tjoe-A-On, Jacob Sayuri.
Tengah: Ivar Jenner, Thom Haye, Joey Pelupessy, Ricky Kambuaya.
Depan: Miliano Jonathans, Luke Vickery, Mitchell Baker, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, Adrian Wibowo, Marselino Ferdinan, Egy Maulana Fikri, Beckham Putra.
Pantangan besar harus ditanamkan Skuad Garuda Timnas Indonesia di laga pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.
Langkah Timnas Indonesia memperbaiki peringkat di ranking FIFA terbuka lebar di perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026.
Peluang Timnas Indonesia untuk mencapai misi 100 besar dunia pun semakin melesat di ajang turnamen yang akan diproyeksi 24 September hingga 6 Oktober 2026.
Baca juga: Skuad Timnas Indonesia Andalan John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026, Tujuh Nama Main di Level Eropa
Jakarta dan Bandung menjadi panggung vital bagi Timnas Indonesia demi menjaga tren positif kenaikan rangking dunia mengingat FIFA Series 2026 masuk kalender resmi dari FIFA.
Peningkatan ranking FIFA Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi progres positif yang patut diapresiasi.
Namun, baik PSSI dan Timnas Indonesia tak boleh cepat berpuas diri.
Peningkatan Peringkat Skuad Garuda
Skuad Garuda telah mengalami peningkatan peringkat yang signifikan sejak 2023.
Posisi Indonesia bergerak dari peringkat 149 pada April 2023 menjadi 118 pada Agustus 2026.
Dalam tiga tahun, Indonesia berhasil naik 31 tingkat.
Progres tersebut melibatkan tiga pelatih yang bekerja di era kepemimpinan Erick Thohir di PSSI, yakni Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, dan John Herdman.
Shin Tae-yong, hampir dua tahun, yakni April 2023-Januari 2025, menaikkan peringkat Timnas Indonesia dari 149 menjadi 127.
Lalu, Patrick Kluivert selama bertugas sembilan bulan (Januari-Oktober 2025) meningkatkan posisi dari 127 menjadi 122.
Kemudian, di tangan John Herdman yang baru membesut Thom Haye dkk sejak Januari 2026 lalu, selama tujuh bulan mampu membawa ranking Indonesia dari 122 ke posisi 118 FIFA.
Pantangan Besar: Jangan Berpuas Diri
Pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali, mengingatkan agar jangan sampai PSSI dan Timnas Indonesia berpuas diri setelah melihat pergerakan peringkat yang dirasakan dalam beberapa waktu terakhir.
Pasalnya, skuad Garuda masih tertinggal secara peringkat dari Thailand (94) dan Vietnam (99) di antara sesama negara Asia Tenggara.
Kendati demikian, progres tersebut layak dilihat sebagai hasil dari proses panjang yang melibatkan kesinambungan program timnas yang terarah yang dilakukan federasi pada periode kepemimpinan Erick Thohir.
Peningkatan tak hanya dari peringkat, tetapi juga kualitas pemain dan mental bertanding bersama tiga pelatih yang berbeda.
“Kita patut bersyukur dan mengapresiasi progres ini, tetapi tetap harus rendah hati. Ranking FIFA bukan tujuan akhir."
"Ia adalah cermin dari konsistensi prestasi dan kualitas pertandingan yang kita jalani," kata Akmal Marhali dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9/2026).
"Dari 149 ke 118 adalah kemajuan, tetapi pekerjaan rumah kita masih besar karena target berikutnya adalah masuk 100 besar dunia,” ungkap Founder Save Our Soccer (SOS) itu.
Baca juga: Matchday Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Tim Lawan, Jadwal Tanding, Skema Lolos Runner-up Grup A
Akmal melanjutkan, perbaikan ranking harus dibaca secara proporsional.
Sistem ranking FIFA memberikan tambahan atau pengurangan poin berdasarkan hasil pertandingan.
Sehingga setiap laga internasional memiliki arti penting, terutama pertandingan melawan lawan dengan peringkat lebih tinggi.
Dasar Pembinaan Prestasi yang Konsisten
Karena itu, peningkatan posisi tidak cukup dirayakan sebagai angka, tetapi harus dijadikan dasar untuk membangun kalender pertandingan yang lebih berkualitas dan strategi pembinaan prestasi timnas yang lebih konsisten.
Maka itu, ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar akhir September hingga awal Oktober di Jakarta dan Bandung menjadi kesempatan penting sekaligus tantangan terdekat bagi Indonesia untuk menjaga momentum peningkatan ranking.
Dengan setiap pertandingan tercatat sebagai laga resmi FIFA, skuad Garuda memiliki peluang besar untuk semakin mewujudkan target menembus posisi 100 besar FIFA jika berhasil keluar sebagai juara dari turnamen tersebut.
Jumat, 25 September
Bangladesh vs Malaysia / 16.00 WIB / Stadion GBK
Timnas Indonesia vs Singapura / 20.00 WIB / Stadion GBK
Sabtu, 26 September
Pakistan vs Thailand / 16.00 WIB / Stadion SJH
Vietnam vs Filipina / 19.30 WIB / Stadion SJH
Senin, 28 September
Singapura vs Bangladesh / 16.00 WIB / Stadion GBK
Timnas Indonesia vs Malaysia / 20.00 WIB / Stadion GBK
Selasa, 29 September
Filipina vs Pakistan / 16.00 WIB / Stadion SJH
Thailand vs Vietnam / 19.30 WIB / Stadion SJH
Kamis, 1 Oktober
Timnas Indonesia vs Bangladesh / 19.30 WIB / Stadion GBK
Malaysia vs Singapura / 19.30 WIB / Stadion SJH
Jumat, 2 Oktober
Thailand vs Filipina / 16.00 WIB / Stadion SJH
Vietnam vs Pakistan / 16.00 WIB / Stadion GBK
Senin, 5 Oktober
Perebutan juara 3 / 16.00 WIB / Stadion GBK
Final / 20.00 WIB / Stadion GBK
(Kompas.com/Tribunnews.com/Bangkapos.com)