Pengakuan Sepupu Mendiang Winda Sebut Pernah Dijual Mantan Suami, Polda Sumut Lakukan Pendalaman
Truly Okto Hasudungan Purba September 04, 2026 01:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polda Sumut buka suara mengenai video viral pengakuan wanita diduga sepupu dari mendiang Winda Lorenza Gowasa, menyebut pernah dijual mantan suaminya, Brigadir Imansyah Harefa ke mantan Waka Polda Sumut.

Dalam video yang juga ada kedua orang tua Winda, wanita tersebut mengungkap kehancuran Winda usai dijual Brigadir Imansyah Harefa ke atasannya. Dalam hal itu, ia menuturkan mantan atasannya kala itu menjabat sebagai Waka Polda Sumut, diantaranya tahun 2020 hingga tahun 2021, dan saat ini menjabat sebagai salah satu Kapolda di Indonesia.

"Jadi awal mula dia hancur itu sebenarnya, Pak, sejak Iman menjual dia pada atasannya. Jadi si Iman ini pernah menjual Loren dengan atasannya, kalau enggak salah dulu jabatannya adalah Wakapolda, itu di tahun 2020 - 2021," kata wanita yang diduga sepupu mendiang Winda Lorenza Gowasa seperti dilihat Tribun Medan, Kamis (3/9).

"Saya sudah... saya sudah dijual Iman sama atasan, jabatannya Wakil Polda. Nggak lama setelah dia cerita itu, Bapak itu pindah ke Jakarta dan kalau enggak salah sekarang dia udah jadi, Kapolda atau apa jabatannya, saya lupa. Dan itu bukan sekali dua kali si Iman ini menjual," sambungnya, sembari menirukan ulang ucapan Winda.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan pihaknya akan mendalami informasi tersebut. Informasi ini didalami oleh Bidang Profesi dan Direktorat Siber Polda Sumut.

"Jadi kami melalui Bid Propam Polda Sumatra Utara saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap informasi tersebut. Dan nanti juga akan dikoordinasikan dengan Direktorat Siber Polda Sumatra Utara, yaitu menyangkut videonya,"kata Kombes Ferry, Kamis (3/9).

Terkhusus untuk Brigadir Imansyah Harefa, Polda Sumut juga akan memeriksa Iman mengenai tuduhan menjual mantan istri. Iman sendiri sempat ditahan selama 20 hari dalam penempatan khusus (Patsus) di Bid Propam, terhitung Senin 10 Agustus sampai 29 Agustus.

Namun, lanjut Ferry, karena ada pemeriksaan tambahan, penempatan khusus Iman ditambah 10 hari lagi. "Ya. Saat ini saudara Iman sedang kami patsus, karr Kemarin sudah 20 hari kita patsus dan sekarang kami tambahkan 10 hari lagi kita patsus,"ungkapnya.

Kemudian, untuk laporan Sanalui Gowasa (55), ayah Winda masih berproses. Polda Sumut belum mengungkap sejauh mana penyelidikan dilakukan, dan belum memastikan apakah akan melakukan autopsi ulang jenazah Winda yang sudah dimakamkan. "Masih berproses,” katanya.

Diketahui, seorang perempuan bernama Winda Lorenza Gowasa (35), tewas diduga setelah menembak kepalanya menggunakan senjata api milik mantan suaminya personel polisi bernama Brigadir Imansyah Harefa, di Komplek Bumi Asri, Blok G230, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Minggu (2/8/2026), sekira pukul 15:00 WIB. 

Baca juga: Tampang IP, Janda 3 Anak di Medan Polonia Live Tak Senonoh 2 Kali Sehari, Raup Rp300 Ribu

Brigadir Iman Laporkan Tiga Akun

TUDINGAN pernah menjual istrinya, Winda Lorenza Gowasa ke mantan Waka Polda Sumut tahun 2020-2021, berbuntut panjang. Brigadir Iman Syahputra Harefa resmi melaporkan tiga akun media sosial keluarga mendiang mantan istrinya, Winda Lorenza Gowasa.

Dalam video viral, seorang wanita diduga sepupu dari mendiang Winda Lorenza Gowasa, menyebut Winda pernah dijual mantan suaminya, ke eks Waka Polda Sumut.

Laporan Iman teregister dalam nomor LP/B/1481/IX/2026 SPKT Polda Sumut, tanggal 3 September hari ini. Adapun yang dilaporkan akun Facebook Refan Harefa, Viollatteby Kaani, dan akun Instagram inabianca.96. Ketiga akun tersebut diduga mencemarkan nama baik Iman, setelah mengunggah video pernyataan Iman pernah menjual Winda Lorenza Gowasa ketika masih berstatus suami istri.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan membenarkan personelnya telah membuat laporan. Ia mengatakan, pihaknya akan memproses laporan Iman, dan menyelidiki dugaan pencemaran yang diduga dilakukan pihak keluarga Winda Lorenza Gowasa, melalui pernyataan yang diunggah ke media sosial. "Benar, sudah membuat laporan," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kamis (3/9). (cr25/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.