Wamenkomdigi Nezar Patria Tinjau Layanan Digital SIPGAM di Gampong Mulia
Muliadi Gani September 04, 2026 03:54 PM

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria melakukan kunjungan kerja ke Kampung Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, pada Kamis (3/9/2026).

Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau secara langsung pengembangan dan penerapan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Gampong Mulia (SIPGAM).

Agenda saweu gampong ini terasa istimewa bagi Wamenkomdigi.

Selain memantau perkembangan teknologi di tingkat lokal, Nezar Patria turut bernostalgia karena Gampong Mulia merupakan tempat kelahiran serta tempat dirinya tumbuh dan menghabiskan masa mudanya.

Dalam peninjauan tersebut, Nezar Patria didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Banda Aceh, Muhammad Zubir, serta Keuchik Gampong Mulia, Kurnia Zaith.

Ia mengamati langsung alur pelayanan di kantor desa yang kini telah bertransformasi mengandalkan sistem berbasis daring.

Pemerintah Gampong Mulia saat ini menerapkan integrasi aplikasi SIPGAM dan E-Warga Mulia.

Inovasi ini mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi secara mandiri dari ponsel tanpa perlu datang langsung ke kantor gampong.

Wamenkomdigi Nezar Patria melakukan pengecekan layanan SIPGAM di Kantor Keuchik Gampong Mulia
LIHAT LAYANAN - Wamenkomdigi Nezar Patria melakukan pengecekan layanan SIPGAM di Kantor Keuchik Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh Kamis (3/9/2026). (Serambinews.com/Indra Wijaya)

Baca juga: Plt Sekda Lepas 81 Kafilah Aceh ke MTQN ke-31 di Jawa Tengah

Baca juga: Cari Teman Kencan, Pasangan Bukan Mahram di Banda Aceh Dihukum Cambuk 100 Kali

Terlebih lagi, SIPGAM telah terintegrasi dengan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sehingga seluruh dokumen yang diterbitkan telah dilengkapi tanda tangan digital resmi.

Melalui sistem ini, warga dapat mengajukan lebih dari 31 jenis layanan surat secara daring.

Wamenkomdigi memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif dalam tata kelola pemerintahan tingkat desa tersebut.

Menurutnya, inovasi ini layak menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Banda Aceh.

"Gampong Mulia sudah menunjukkan satu inovasi atau karya yang bisa jadi contoh untuk desa lainnya di Banda Aceh.

Khususnya bagaimana melakukan optimalisasi pelayanan kepada warga melalui digital," ujar Nezar.

Ia menambahkan bahwa fitur pendataan warga dan pemantauan kondisi riil masyarakat dalam satu sistem terpadu merupakan terobosan besar.

Langkah ini dinilai sangat selaras dengan agenda nasional yang sedang dipersiapkan pemerintah pusat.

"Hal itu sejalan dengan program nasional yang sedang disusun dalam Rancangan Undang-Undang Satu Data Indonesia.

Kalau ini nanti sudah disahkan, tentu Gampong Mulia sudah siap, karena desa menjadi garda terdepan dalam pengumpulan data sebagai unit referensi," pungkasnya seraya menegaskan komitmen Kementerian Komdigi untuk terus memberikan dukungan penuh.

(Serambinews.com/Indra Wijaya)

Baca juga: Pergi Memancing, Dua Warga Teunom Diduga Tenggelam di Laut Lhok Geulumpang

Baca juga: Kasus Korupsi Pabrik Es di DKP Abdya, Kejari Selamatkan Kerugian Negara Rp88,1 Juta dari Terdakwa

 


 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.