Mobil yang Dirusak di Jagakarsa Ternyata Diduga Bawa Kabur Uang Majikan Rp1,5 Miliar
Feryanto Hadi September 04, 2026 04:35 PM

 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, Miftahul Munir

WARTAKOTALIVE.COM, JAGAKARSA — Fakta baru terungkap dalam kasus perusakan mobil di Jalan Durian, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu (30/8/2026).

Pengemudi mobil berwarna hitam yang menjadi sasaran amukan warga ternyata diketahui berprofesi sebagai petugas keamanan (security).

Belakangan, muncul dugaan bahwa pengemudi tersebut membawa kabur sejumlah barang milik majikannya. Barang yang diduga dibawa kabur antara lain kartu ATM yang disebut berisi uang senilai Rp1,5 miliar, barang-barang mewah, sepeda motor, hingga mobil.

Namun, dugaan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan, pihaknya masih mendalami dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh pengemudi mobil tersebut.

Baca juga: Polisi Tahan Pria Perusak Mobil di Jagakarsa Jakarta Selatan, Ini Kronologi Masalahnya

Menurut Nurma, polisi belum mendapatkan keterangan langsung dari pemilik mobil yang diduga menjadi korban. Karena itu, pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan rangkaian peristiwa serta dugaan kerugian yang terjadi.

"Karena kita belum ada keterangan dari korban yang punya mobil," kata Nurma, Jumat (4/9/2026).

Untuk sementara, Polsek Jagakarsa masih memprioritaskan penanganan kasus perusakan mobil. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh, termasuk peristiwa sebelum kendaraan tersebut dirusak.

Polisi juga masih berupaya menemukan identitas pengendara sepeda motor yang diduga ditabrak oleh mobil tersebut.

"Ini lagi kami cari (korban yang ditabrak)," ujar Nurma.

Baca juga: Identitas Teridentifikasi, Polisi Kejar Pria yang Merusak Mobil Warga di Jagakarsa Jakarta Selatan

Mobil Dirusak Pakai Batu

Sebelumnya, KB (41) mengamuk dan memecahkan kaca mobil berwarna hitam menggunakan batu di Jalan Durian, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (30/8/2026).

Aksi tersebut dilakukan setelah KB melihat mobil itu diduga hendak meninggalkan lokasi setelah terlibat kecelakaan dengan seorang pengendara sepeda motor.

Saat kejadian, KB mengaku sedang dalam perjalanan menuju gereja. Ia kemudian melihat sejumlah warga mengerumuni mobil tersebut.

Menurut cerita KB, seorang warga bahkan berusaha menghentikan kendaraan dengan bergelantungan di bagian atas mobil agar pengemudi tidak melarikan diri.

"Langsung yang ada satu nyong itu pakai baju putih dia gantung di atas mobil. Itu tujuannya dia mau tahan sopir itu jangan jalan dulu," kata KB saat menjalani pemeriksaan.

Peristiwa tersebut kemudian berujung pada aksi perusakan kendaraan.

Kini, polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk dugaan pengemudi membawa kabur uang dan barang milik majikan serta keterkaitannya dengan dugaan kecelakaan di lokasi.

Polisi juga masih menunggu keterangan dari pihak-pihak yang terlibat untuk memastikan fakta sebenarnya dalam kasus tersebut. (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.