Pemko Lhokseumawe Luncurkan Penggunaan Aplikasi Qresto, Ini Manfaat untuk Sektor Pajak
Amirullah September 04, 2026 04:24 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pemko Lhokseumawe resmi meluncurkan penggunaan Aplikasi Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (Qresto), sebagai langkah memperkuat digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Peluncuran aplikasi untuk mendukung optimalisasi pemungutan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) tersenut berlangsung bersaam dengan acara High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Lhokseumawe di Opproom kantor Wali Kota setempat, Kamis (3/9/2026).

Untuk diketahui, Qresto merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk mendukung optimalisasi pemungutan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), khususnya pada sektor makanan dan minuman. 

Aplikasi ini menggunakan mekanisme split bill/split payment secara otomatis dan real-time, sehingga komponen pajak dapat tercatat secara digital dan lebih transparan. 

Penerapan Qresto di Kota Lhokseumawe sendiri merupakan hasil adaptasi dan replikasi aplikasi milik Bapenda Kota Medan melalui kerja sama yang sebelumnya ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi data transaksi, efektivitas pengawasan, kepatuhan wajib pajak, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti mengatakan, digitalisasi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan telah menjadi kebutuhan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Baca juga: Enesis Group dan BAZNAS Wangikan 50 Masjid di Banda Aceh dengan Kispray Kasturi

Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. 

Menurutnya, tantangan saat ini yang dihadapi Kota Lhokseumawe adalah sistem digital belum mampu diadopsi oleh segenap lapisan masyarakat, terutama di pedesaan. 

Sedangkan dalam pengelolaan pendapatan daerah, digitalisasi memiliki peran strategis, terutama dalam meningkatkan efektivitas pemungutan pajak, memudahkan wajib pajak memenuhi kewajibannya, sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penerimaan daerah. 

“Terlepas dari berbagai tantangan, Pemko Lhokseumawe menyambut baik aplikasi Qresto untuk dilaksanakan agar sistem digital ini dapat diterapkan dengan baik,” ujar Sayuti.

Ia menambahkan, selain memastikan implementasi Qresto berjalan optimal, Pemerintah Kota Lhokseumawe juga perlu mendorong peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat maupun pelaku usaha mengenai transaksi non-tunai.

Ia juga berharap penerapan Qresto dapat membuat proses pemungutan dan pencatatan pajak daerah menjadi lebih cepat, akurat dan transparan. 

Pada akhirnya, sistem tersebut diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Lhokseumawe. 

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Yudho Herlambang menyampaikan dukungan terhadap langkah digitalisasi yang dilakukan Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Baca juga: KAI Group Buka Rekrutmen Eksternal 2026 untuk Lulusan SMA hingga S1, Pendaftaran via Online

“Kami sangat berharap ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yudho.

Kegiatan HLM TP2DD tersebut.ikut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Yan Rametra Putra, Pimpinan PT Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe Jamaluddin, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Kepala BPKD, Kepala Bappeda, Inspektur, para Kepala OPD, serta Tim TP2DD Kota Lhokseumawe.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.