SRIPOKU.COM - Lisa member girl group BLACKPINK kembali membuktikan taji dan dominasinya di panggung musik dunia lewat perilisan video musik (music video) terbarunya yang berjudul "SaWaDiKa" pada Kamis (3/9/2026) waktu Korea Selatan.
Pencapaian luar biasa langsung diraih oleh sang superstar. Belum genap 24 jam sejak pertama kali diunggah, MV "SaWaDiKa" telah disaksikan sebanyak lebih dari 18 juta kali di platform YouTube dan memuncaki jajaran trending topic global.
Lagu "SaWaDiKa" membawa nuansa hip-hop yang kuat dengan gabungan lirik bahasa Inggris dan sentuhan budaya Thailand yang kental.
Baca juga: Translate Lirik Lagu Come Over - BTS, Kisah Penyesalan dan Kerinduan Mendalam
Judul lagu ini diambil dari kata salam khas Thailand ("Sawatdee ka") yang dipadukan dengan gaya hidup glamor, rasa percaya diri tinggi, serta perjalanan kariernya yang tak tertandingi di industri hiburan.
Bagi Anda yang penasaran dengan makna di balik liriknya, berikut Sripoku.com sajikan terjemahan lengkap lagu "SaWaDiKa" dari LISA.
[Chorus]
Hello, sawadika
(Halo, salam dari Thailand)
Yeah, you know my wrist is cold
(Ya, kau tahu pergelangan tanganku berkilau ingin perhiasan dingin)
Got this timepiece from Geneva
(Mendapatkan jam tangan mewah ini langsung dari Jenewa)
If you know it, then you know
(Jika kau paham, maka kau pasti mengerti)
I'm that bitch on your TV
(Akulah sosok hebat yang selalu ada di layar televisimu)
And my Ferrari, indigo
(Dan mobil Ferrari-ku berwarna biru nila)
La Lalisa, la diva
(La Lalisa, sang diva)
sawadika, there she go (Hey)
(Sawadika, lihatlah dia melangkah pergi)
Hello, sawadika
(Halo, salam dari Thailand)
Yeah, you know my wrist is cold
(Ya, kau tahu pergelangan tanganku dingin berkilau)
Got this timepiece from Geneva
(Mendapatkan jam tangan mewah ini langsung dari Jenewa)
If you know it, then you know
(Jika kau paham, maka kau pasti mengerti)
I'm that bitch on your TV
(Akulah sosok hebat yang selalu ada di layar televisimu)
And my Ferrari, indigo
(Dan mobil Ferrari-ku berwarna biru nila)
La Lalisa, la diva
(La Lalisa, sang diva)
sawadika, there she go (Hey)
(Sawadika, lihatlah dia melangkah pergi)
[Interlude]
Hold on, let me, hold on, let me, hold on, let me—
(Tunggu sebentar, biarkan aku—)
[Verse 1]
Who let this bitch out of the cage?
(Siapa yang melepaskan sosok hebat ini dari kandangnya?)
Move that (Hey), get out of the way
(Singkirkan itu, jauhi jalanku)
Murder, killed that, I'm on the case
(Membunuh panggung ini, akulah penguasanya)
Hands up (Hey), now lock me away
(Angkat tanganmu, sekarang kuncilah aku)
Championship, they call me the one
(Gelar juara, mereka menyebutku sebagai sang juara satu)
Whip my shit like it's a salon
(Mengibaskan gayaku layaknya berada di salon)
I throw fits like highlight clips
(Penampilanku selalu memukau seperti cuplikan terbaik)
I aim, I hit, blow smoke off the gun (Hey)
(Aku membidik, menghantam target, lalu meniup asap dari pistolku)
How many does it take?
(Berapa banyak yang dibutuhkan?)
How many does it take?
(Berapa banyak yang dibutuhkan?)
How many, how many tryna ride my wave?
(Berapa banyak dari mereka yang mencoba mengikuti trenku?)
How many want my name?
(Berapa banyak yang menginginkan namaku?)
How many, how many got discipline?
(Berapa banyak yang memiliki kedisiplinan?)
How many comprehend?
(Berapa banyak yang benar-benar paham?)
How many that been where I been?
(Berapa banyak yang pernah berada di posisiku berada?)
How many get me from within'?
(Berapa banyak yang benar-benar memahamiku dari dalam hati?)
[Pre-Chorus]
Catch me in my feelings, up in the sky
(Lihatlah aku dengan segala perasaanku, melayang tinggi di angkasa)
Baby, there's no ceiling in my mind (Ah)
(Sayang, tak ada batas impian di dalam pikiranku)
[Chorus]
Hello, sawadika
(Halo, salam dari Thailand)
Yeah, you know my wrist is cold
(Ya, kau tahu pergelangan tanganku dingin berkilau)
Got this timepiece from Geneva
(Mendapatkan jam tangan mewah ini langsung dari Jenewa)
If you know it, then you know
(Jika kau paham, maka kau pasti mengerti)
I'm that bitch on your TV
(Akulah sosok hebat yang selalu ada di layar televisimu)
And my Ferrari, indigo
(Dan mobil Ferrari-ku berwarna biru nila)
La Lalisa, la diva
(La Lalisa, sang diva)
sawadika, there she go (Hey)
(Sawadika, lihatlah dia melangkah pergi)
Hello, sawadika
(Halo, salam dari Thailand)
Yeah, you know my wrist is cold
(Ya, kau tahu pergelangan tanganku dingin berkilau)
Got this timepiece from Geneva
(Mendapatkan jam tangan mewah ini langsung dari Jenewa)
If you know it, then you know
(Jika kau paham, maka kau pasti mengerti)
I'm that bitch on your TV
(Akulah sosok hebat yang selalu ada di layar televisimu)
And my Ferrari, indigo
(Dan mobil Ferrari-ku berwarna biru nila)
La Lalisa, la diva
(La Lalisa, sang diva)
sawadika, there she go (Hey)
(Sawadika, lihatlah dia melangkah pergi)
[Verse 2]
Bang-bang, Bangkok bang
(Mengejutkan kota Bangkok dengan dentuman musik)
Screaming, "เก่งมาก" with my gang
(Beriak, "Luar biasa!" bersama gengku)
Baht be going in my bank
(Mata uang Baht terus mengalir masuk ke rekening bankku)
'Til I'm going out with a bag
(Sampai aku keluar membawa kantong penuh uang)
Thai'd up like I'm booked, booked
(Sangat identik dengan Thailand, jadwalku penuh sesak)
I'm like hold up, let me cook, cook
(Tunggu dulu, biarkan aku berkreasi)
Put a show on when I show up
(Menyuguhkan pertunjukan memukau setiap kali aku muncul)
Doing donuts in a Tuk-Tuk
(Bermain atraksi mutar roda di atas kendaraan Tuk-Tuk)
Step on the terrace (Yeah), the rooftop
(Melangkah ke teras, menuju atap gedung)
Hop in the back of the chop, chop
(Lompat ke bagian belakang helikopter dengan cepat)
Like are you coming or what? (Yeah)
(Seperti menanya, apakah kau ikut atau tidak?)
I'm like the tick on your clock, waking them up
(Aku bagai detakan di jam dindingmu, membangunkan mereka semua)
Yes, I'm a trouble fanatic (Yeah)
(Ya, aku menyukai hal-hal yang menantang)
Live for the shock like I'm anaphylactic
(Hidup untuk memberikan kejutan yang luar biasa)
Is it too much? Am I overdramatic? (Yeah)
(Apakah ini berlebihan? Apakah aku terlalu dramatis?)
Sick, I'm too sick, better call me a medic
(Begitu keren dan luar biasa, lebih baik panggilkan tim medis untukku)
[Pre-Chorus]
Catch me in my feelings, up in the sky
(Lihatlah aku dengan segala perasaanku, melayang tinggi di angkasa)
Baby, there's no ceiling in my mind (Ah)
(Sayang, tak ada batas impian di dalam pikiranku)
[Chorus]
Hello, sawadika
(Halo, salam dari Thailand)
Yeah, you know my wrist is cold
(Ya, kau tahu pergelangan tanganku dingin berkilau)
Got this timepiece from Geneva
(Mendapatkan jam tangan mewah ini langsung dari Jenewa)
If you know it, then you know
(Jika kau paham, maka kau pasti mengerti)
I'm that bitch on your TV
(Akulah sosok hebat yang selalu ada di layar televisimu)
And my Ferrari, indigo
(Dan mobil Ferrari-ku berwarna biru nila)
La Lalisa, la diva
(La Lalisa, sang diva)
sawadika, there she go (Hey)
(Sawadika, lihatlah dia melangkah pergi)
Hello, sawadika
(Halo, salam dari Thailand)
Yeah, you know my wrist is cold
(Ya, kau tahu pergelangan tanganku dingin berkilau)
Got this timepiece from Geneva
(Mendapatkan jam tangan mewah ini langsung dari Jenewa)
If you know it, then you know
(Jika kau paham, maka kau pasti mengerti)
I'm that bitch on your TV
(Akulah sosok hebat yang selalu ada di layar televisimu)
And my Ferrari, indigo
(Dan mobil Ferrari-ku berwarna biru nila)
La Lalisa, la diva
(La Lalisa, sang diva)
sawadika, there she go (Hey)
(Sawadika, lihatlah dia melangkah pergi)
[Outro]
Hello, sawadika
(Halo, salam dari Thailand)
Hello, sawadika
(Halo, salam dari Thailand)
Hello, sawadika
(Halo, salam dari Thailand)
Hello, sawadika, there she go (Hey)
(Halo, salam dari Thailand, lihatlah dia melangkah pergi)
Secara keseluruhan, lagu "SaWaDiKa" milik LISA menjadi bentuk pernyataan diri (flexing) yang penuh percaya diri atas pencapaian karier global yang diraihnya.
Meskipun telah menjadi bintang dunia dengan jam tangan mewah asal Geneva hingga mobil Ferrari indigo, LISA tidak pernah melupakan akar budayanya sebagai wanita kelahiran Thailand.
Lirik seperti "Bang-bang, Bangkok bang", kata "เก่งมาก" (Gaeng mak - Luar biasa/Sangat hebat), hingga aksi menaiki kendaraan khas Thailand yaitu Tuk-Tuk, menegaskan rasa bangga LISA pada identitas negaranya.
Lagu ini menjadi simbol keberhasilan seorang gadis asal Asia Tenggara yang sukses menaklukkan panggung hiburan internasional tanpa kehilangan jati dirinya.***