Usai Santap MBG Menu Udang, 70 Siswa SMPN 1 Kabuh Jombang Alami Gejala Keracunan, 5 Masih Dirawat
Sinta Manilasari September 04, 2026 04:54 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Sebanyak 70 siswa SMPN 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang salah satunya berupa udang.

Hingga Kamis (3/9/2026), para siswa telah menjalani pemeriksaan medis setelah mengalami sejumlah keluhan kesehatan.

Sebagian besar siswa telah diperbolehkan pulang, sementara lima siswa masih menjalani perawatan.

Baca juga: Kebiasaan Unik Bebi Romeo di Rumah, Sering Racik Mie Ayam Untuk Anak, Teman Putranya Ikut Antre

Keluhan Diare hingga Nyeri Lambung

Dokter Puskesmas Kabuh, dr. Aditya Bimantara, mengatakan para siswa yang diperiksa mengalami gejala yang relatif seragam.

Keluhan yang paling banyak ditemukan yakni diare, perut mulas dan terasa melilit, hingga nyeri pada bagian lambung.

"Berdasarkan pemeriksaan sementara, kemungkinan mengarah pada keracunan," jelas dr. Aditya sebagaimana dikutip TribunStyle.com dari YouTube Tribunnews.

Meski demikian, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

70 Siswa SMPN 1 Kabuh, Jombang, Jawa Timur, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu MBG yang salah satunya berupa udang. (Kompas.com/Moh.Syafii)

Lima Siswa Masih Dirawat

Sebagian besar siswa yang mengalami keluhan telah mendapatkan penanganan medis dan diperbolehkan kembali ke rumah.

Namun, beberapa siswa sempat harus menjalani rawat inap karena mengalami nyeri yang cukup berat.

Menurut dr. Aditya, siswa yang menjalani perawatan mendapatkan sejumlah tindakan medis untuk mengatasi keluhan yang dialami.

"Sudah kita infus, kita berikan anti nyeri, anti mual, sama anti muntah serta antibiotik untuk diare ini," ujarnya.

Sampel Udang hingga Air Diperiksa

Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang kini masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan yang dialami ratusan siswa tersebut.

Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sejumlah sampel dari bahan makanan yang digunakan dalam menu MBG, termasuk udang, sayuran, serta air.

Sampel tersebut dijadwalkan dikirim ke BLK Surabaya pada Jumat (4/9/2026) untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.

Hasil pengujian nantinya diharapkan dapat memastikan apakah gangguan kesehatan yang dialami para siswa memang berkaitan dengan makanan MBG yang mereka konsumsi.

Untuk saat ini, dugaan keracunan masih menjadi salah satu kemungkinan berdasarkan pemeriksaan awal, sementara penyebab pastinya menunggu hasil uji laboratorium. (TribunStyle.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.