TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Satu persatu sekolah yang memiliki bangunan rusak bakal mengalami revitalisasi tahun 2026.
Ada rencana tahun ini 16 sekolah di Kota Pekanbaru mendapat kucuran anggaran revitalisasi.
Total anggaran revitalisasi ini mencapai Rp 17 miliar.
Anggaran tersebut merupakan gelontoran dari APBN tahun 2026.
"Alhamdulillah tahun ini ada kita dapat anggaran revitalisasi dari APBN," terang Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, revitalisasi ini meliputi penambahan ruang kelas bagi sekolah yang kekurangan ruang kelas.
Anggaran tersebut juga bisa untuk rehabilitasi atap atau plafon sekolah.
"Kemudian bisa juga untuk pembangunan toilet, apalagi memang banyak pengajuan pembangunan toilet sekolah," ungkapnya.
Dirinya menyampaikan bahwa anggarannya langsung masuk ke rekening sekolah. Proses pengerjaannya oleh sekolah dan masyarakat yang mengelola.
Baca juga: DPRD Riau Dukung Anggaran Bangun Gedung Nuklir RSUD Arifin Achmad
"Kami dari dinas hanya mengawasi saja, saat ini kita lihat pengerjaannya sudah dimulai," paparnya.
Revitalisasi terhadap sekolah di Kota Pekanbaru bakal berlanjut pada tahun 2027 mendatang.
Ada rencana Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru mengajukan kembali sekolah yang memang butuh revitalisasi.
Jamal menambahkan bahwa data sekolah bisa dilihat langsung di Data Pokok Pendidikan atau Dapodik. Ia menyampaikan tidak perlu lagi pengajuan proposal dari sekolah untuk revitalisasi.
"Kami mengusulkan lagi, tapi sekolah harus mengisi data dapodik, sehingga kementrian bisa mengetahui kondisi terkini sekolah tersebut," jelasnya.
(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)