TRIBUNNEWS.COM - Gelaran China Masters 2026 yang saat ini berlangsung di Shenzhen Arena menyisakan berbagai sorotan menarik, terutama dari nomor tunggal putra.
Ketatnya persaingan poin antar pebulu tangkis tunggal putra di ranking BWF, membuat turnamen China Masters edisi kali ini terlihat menarik.
Hal ini karena hasil akhir turnamen ini berpeluang mengubah peta ranking dunia di nomor tersebut.
Setidaknya sudah ada empat sosok tunggal putra yang akan bertarung memperebutkan tiket final China Masters, Sabtu (5/9/2026) besok.
Keempat sosok itu yakni Anders Antonsen (Denmark), Christo Popov (Prancis), Jason Gunawan (Hong Kong) dan Lee Cheuk Yiu (Hong Kong).
Baca juga: 4 Sorotan Semifinal China Masters 2026 Tunggal Putri: Ada Misi Hattrick An Se-young
Di babak semifinal, Christo Popov selaku unggulan kedua, akan berhadapan dengan Lee Cheuk Yiu.
Sementara, Jason Gunawan yang tampil mengejutkan akan diuji kehebatannya oleh unggulan lima, Anders Antonsen.
Siapapun yang memenangkan dua laga tersebut, berhak tampil di final China Masters 2026 untuk memperebutkan gelar.
Sorotan utama jelas tertuju pada keberadaan Christo Popov dan Anders Antonsen yang berpeluang menciptakan final idaman di China Masters 2026.
Ya, baik Popov dan Antonsen lebih dijagokan lolos ke final, ketimbang lawannya masing-masing.
Faktor kualitas, tren performa hingga status ranking maupun predikat unggulan keduanya, menjadi alasan Popov dan Antosen lebih diunggulkan menang di semifinal, sekaligus melaju ke final.
Seandainya dua pebulu tangkis asal Eropa beda negara tersebut benar-benar mampu lolos ke final, disinilah momen menarik dan penuh drama itu bakal terjadi.
Dikatakan menarik dan penuh drama, karena siapapun yang memenangkan laga final nanti, bakal merasakan momen luar biasa, entah itu Popov atau Antonsen.
Jika Popov yang lolos ke final dan mampu memenangkan gelar China Masters 2026, pebulu tangkis asal Prancis itu tak hanya sekedar membawa pulang trofi saja.
Melainkan juga, Popov bakal mendeklarasikan diri sebagai peringkat satu dunia di nomor tunggal putra.
Ya, Popov akan menjadi pebulu tangkis asal Prancis yang menorehkan sejarah fenomenal lantaran mampu menduduki peringkat terbaik dunia.
Saat ini, Popov masih berstatus tunggal putra terbaik kedua di dunia dengan perolehan 87.002 poin, alias hanya terpaut 629 poin dari Jonatan Christie selaku peringkat pertama.
Andai bisa memenangkan gelar China Masters 2026, Popov berhak mengkudeta peringkat yang kini ditempati Jojo.
Dilansir laman Tracker MS/WS, Popov setidaknya bakal mengumpulkan jumlah poin sebesar 90.302 poin.
Berbekal jumlah poin tersebut, Popov sudah berhak mengambil alih peringkat satu dunia dari Jojo yang kebetulan cuma mentok sampai babak 16 besar di China Masters 2026.
Sebaliknya, andai Anders Antonsen yang justru mampu memenangkan gelar China Masters 2026, maka ia punya peluang yang sama untuk mengkudeta ranking satu dunia.
Meskipun posisi Antonsen masih terjebak di peringkat lima dengan 85.405 poin, ia tetap punya kans untuk langsung melejit posisinya, mengambil alih peringkat yang ditempati Jojo.
Antosen diproyeksikan bakal punya jumlah poin sebesar 88.705 poin, jika mampu memenangkan gelar turnamen ini.
Dengan jumlah poin tersebut, Antonsen sudah punya bekal yang cukup untuk merebut status sebagai tunggal putra terbaik dunia setelah berakhirnya turnamen China Masters 2026.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)